Berantas Tambang Ilegal, Ditjen Gakkum ESDM Sita 70 Ribu Ton Batu Bara di Kaltim

okezone.com
2 jam lalu
Cover Berita

KUTAI - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), terus melakukan penertiban dan pengamanan terhadap hasil Pertambangan Tanpa Izin (PETI) atau tambang ilegal.

Pada 28 hingga 30 Desember 2025, Ditjen Gakkum ESDM mengerahkan tim ke Kalimantan Timur untuk mengamankan sejumlah tumpukan (stockpile) batu bara hasil PETI, di beberapa titik wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara.

Baca Juga :
Aturan Bea Keluar Batu Bara Tutup Celah Manipulasi Data Perdagangan

Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kementerian ESDM, Jeffri Huwae menyatakan, bahwa tumpukan batu bara ilegal tersebut merupakan potensi kekayaan negara yang rawan hilang sehingga harus diamankan untuk dilelang sebagai penerimaan negara.

"Secara keseluruhan, batu bara yang diamankan tersebar di lima titik lokasi yang berada di pelabuhan khusus atau jetty batu bara serta area penambangan di Kecamatan Loa Kulu dan Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara," ungkap Jeffri, Jumat (2/1/2026).

Jeffri mengungkapkan, timnya berhasil mengamankan sekitar 70 ribu ton batu bara. Saat ini, seluruh tumpukan tersebut telah dibarikade menggunakan garis atau segel Ditjen Gakkum ESDM, serta dipasangi spanduk larangan dan papan penanda yang menyatakan bahwa batu bara tersebut merupakan aset negara.

Baca Juga :
Emiten Tambang Perpanjang Kontrak Batu Bara di Australia Rp8,3 Triliun

 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
6 Orang Tewas Akibat Demo Ricuh di Iran, Trump Lontarkan Ancaman
• 9 jam laludetik.com
thumb
Kapolda Jabar: Geng Motor di Bandung Sulit Dibasmi karena Dipicu Masalah Ekonomi
• 8 jam lalurepublika.co.id
thumb
Harum Energy (HRUM) Perpanjang Periode Buyback Saham, Siapkan Dana Rp335 Miliar
• 9 jam laluidxchannel.com
thumb
Dari Tas hingga Jam Tangan, 5 Brand Mewah Ini Tetap Jadi Primadona 2026
• 7 jam lalumedcom.id
thumb
Bikin Ducati Ketar-ketir, Jack Miller Sebut Yamaha M1 Punya Potensi Besar
• 15 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.