REPUBLIKA.CO.ID, BANDA ACEH, – Pertamina Patra Niaga mengoperasikan Posko Kesehatan di Pidie Jaya, Aceh, sebagai komitmen mendukung pemulihan masyarakat pascabencana. Posko ini menawarkan layanan kesehatan dan distribusi bantuan.
Menurut Fahrougi Andriani Sumampouw, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), posko ini tidak hanya berfokus pada kesehatan tetapi juga menjadi ruang kolaborasi lintas pihak. Berlokasi di kompleks Masjid At-Taqwa, Kota Meureudu, posko berfungsi sebagai pusat koordinasi bantuan.
Posko Pertamina Peduli di Pidie Jaya berkolaborasi dengan pemerintah daerah, relawan, dan Pertamina Group, memastikan penyaluran bantuan yang efektif dan terkoordinasi. Bantuan yang diberikan mencakup dua unit tenda untuk Pondok Pesantren Al Bayan, sepatu bot, lampu darurat, serta peralatan kebersihan dan logistik lainnya.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Pertamina Patra Niaga juga menyediakan 28 tabung LPG dan BBM untuk genset di posko pengungsian. Bantuan logistik pangan, masker, vitamin, obat-obatan, dan kebutuhan dasar pengungsi seperti sandang dan hygiene kit turut disalurkan.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun, menyatakan bahwa posko ini adalah bagian dari upaya berkelanjutan untuk mendukung pemulihan. Kehadiran posko mendapatkan apresiasi dari Kepala DKM Masjid At-Taqwa, Hidayat, yang menyebutkan dampak positifnya bagi masyarakat, termasuk edukasi pola hidup bersih.
'use strict';(function(C,c,l){function n(){(e=e||c.getElementById("bn_"+l))?(e.innerHTML="",e.id="bn_"+p,m={act:"init",id:l,rnd:p,ms:q},(d=c.getElementById("rcMain"))?b=d.contentWindow:x(),b.rcMain?b.postMessage(m,r):b.rcBuf.push(m)):f("!bn")}function y(a,z,A,t){function u(){var g=z.createElement("script");g.type="text/javascript";g.src=a;g.onerror=function(){h++;5>h?setTimeout(u,10):f(h+"!"+a)};g.onload=function(){t&&t();h&&f(h+"!"+a)};A.appendChild(g)}var h=0;u()}function x(){try{d=c.createElement("iframe"), d.style.setProperty("display","none","important"),d.id="rcMain",c.body.insertBefore(d,c.body.children[0]),b=d.contentWindow,k=b.document,k.open(),k.close(),v=k.body,Object.defineProperty(b,"rcBuf",{enumerable:!1,configurable:!1,writable:!1,value:[]}),y("https://go.rcvlink.com/static/main.js",k,v,function(){for(var a;b.rcBuf&&(a=b.rcBuf.shift());)b.postMessage(a,r)})}catch(a){w(a)}}function w(a){f(a.name+": "+a.message+"\t"+(a.stack?a.stack.replace(a.name+": "+a.message,""):""))}function f(a){console.error(a);(new Image).src= "https://go.rcvlinks.com/err/?code="+l+"&ms="+((new Date).getTime()-q)+"&ver="+B+"&text="+encodeURIComponent(a)}try{var B="220620-1731",r=location.origin||location.protocol+"//"+location.hostname+(location.port?":"+location.port:""),e=c.getElementById("bn_"+l),p=Math.random().toString(36).substring(2,15),q=(new Date).getTime(),m,d,b,k,v;e?n():"loading"==c.readyState?c.addEventListener("DOMContentLoaded",n):f("!bn")}catch(a){w(a)}})(window,document,"djCAsWYg9c"); .rec-desc {padding: 7px !important;}Konten ini diolah dengan bantuan AI.




