JAKARTA, DISWAY.ID — Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyatakan optimisme bahwa industri otomotif nasional akan kembali stabil pada 2026, setelah sepanjang 2025 menghadapi tekanan pasar.
Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia, Fransiscus Soerjopranoto, mengatakan tren penurunan suku bunga akan memudahkan konsumen membeli kendaraan baru.
“Kami coba melihat sisi positifnya, pencapaian market diprediksi dapat melebihi 750.000 unit,” ujarnya.
BACA JUGA:BPKH Respons Kekhawatiran Asosiasi Penyelanggara Haji Khusus, Dana Aman dan Siap Pencairan
BACA JUGA:Penyebab Kematian Satu Keluarga Misterius, Sejumlah Barang Bukti Diamankan di TKP Tragedi Warakas
Gaikindo juga terus mendorong perkembangan industri otomotif melalui penyelenggaraan pameran berskala internasional.
Sepanjang 2025, Gaikindo sukses menggelar enam pameran, termasuk GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) di Jakarta, Surabaya, Semarang, Bandung, Makassar, serta Permata Bank GAIKINDO Jakarta Auto Week.
Ketua Umum Gaikindo, Putu Juli Ardika, menegaskan bahwa pameran otomotif menjadi faktor penting dalam menjaga gairah pasar.
“Tahun 2025 menjadi tahun yang menantang. Rangkaian pameran merupakan upaya menunjukkan perkembangan industri otomotif Indonesia sekaligus dorongan pertumbuhan,” katanya.
Ia menambahkan, seluruh pameran mencatat hasil positif dan berkontribusi terhadap capaian industri nasional. “Kami bersyukur seluruh pameran berlangsung sukses, memberikan catatan baik di akhir tahun ini,” ucap Putu.




