Jakarta: Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tunis, Tunisia, memperkuat upaya diplomasi bilateral dengan Tunisia melalui kegiatan “Diplomacy Briefing 2026” yang digelar di Tunis di hari pertama 2026.
Dalam keterangan resmi yang dikutip Antara, Jumat, 2 Januari 2026, KBRI Tunis menyebutkan bahwa kegiatan tersebut menjadi titik awal sekaligus landasan diplomasi Indonesia–Tunisia sepanjang tahun 2026.
“Memulai 2026, Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Tunisia memulai kegiatan ‘Diplomacy Briefing 2026’ sebagai titik tolak dan titik landas diplomasi Indonesia–Tunisia pada tahun 2026,” ujar KBRI Tunis.
Selain menjadi kerangka awal diplomasi tahun ini, Diplomacy Briefing 2026 juga bertujuan untuk melanjutkan berbagai capaian kerja sama yang telah diraih sepanjang 2025. KBRI Tunis menegaskan bahwa kesinambungan program dan penguatan hasil-hasil sebelumnya menjadi bagian penting dari strategi diplomasi ke depan.
KBRI Tunis menyatakan, fokus diplomasi Indonesia di Tunisia pada 2026 akan diarahkan pada penguatan kerja sama di bidang ekonomi, kebudayaan, pendidikan, serta peningkatan perlindungan bagi warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Tunisia.
Untuk mendukung pencapaian target tersebut, KBRI Tunis menyoroti pentingnya kolaborasi, kesolidan, disiplin, perluasan jejaring, serta penguatan wawasan. Selain itu, KBRI juga menekankan perlunya optimisme, keyakinan, serta perencanaan kerja yang terukur dan sistematis.
“Kami bersyukur diplomasi Indonesia–Tunisia terus mengalami peningkatan dan menghasilkan capaian-capaian yang sangat membanggakan. Kami juga yakin bahwa masa depan selalu cerah dan bercahaya di bawah spirit Indonesia–Tunisia Sahabat,” demikian pernyataan KBRI Tunis.
Baca juga: Diaspora Indonesia Kenalkan Batik ke Warga Tunisia



