Penyerapan Gabah Tanpa Syarat Kualitas Bakal Berlanjut pada 2026

republika.co.id
1 hari lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan kebijakan pembelian gabah Rp6.500 any quality berlanjut pada 2026 sebagai bentuk perlindungan petani dan penguatan serapan padi secara nasional. Rizal mengatakan kebijakan itu selaras dengan Instruksi Presiden Prabowo Subianto dan telah dibahas bersama jajaran direksi Bulog serta dilaporkan kepada Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman dan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1754473276648-0'); });

"Jadi kita sudah diskusikan. Nanti memang tetap any quality. Tujuan any quality ini apa? Itu untuk membahagiakan para petani, jadi petani itu semua berasnya kita serap," kata Rizal dalam jumpa pers bertajuk Capaian Krusial Bulog 2025 dan Langkah Strategis 2026 di Jakarta, Jumat (2/1/2025).

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Baca Juga
  • Bulog Harapkan Dukungan APBN untuk Pengadaan 4 Juta Ton Beras pada 2026
  • Bulog Pastikan Pasokan Beras Sumatera Aman di Tengah Bencana
  • Bulog Pastikan Penyaluran Beras SPHP Sepanjang Tahun 2026

Program pembelian any quality bertujuan memastikan seluruh gabah petani terserap dengan harga pemerintah sehingga petani memperoleh kepastian pasar, pendapatan layak dan terhindar dari praktik tengkulak. Bulog menetapkan harga pembelian gabah Rp6.500 per kilogram sebagai acuan resmi guna menjaga kesejahteraan petani, stabilitas produksi, serta keberlanjutan pasokan beras nasional.

Meski begitu, dia menegaskan kebijakan any quality diterapkan dengan syarat gabah dipanen sesuai usia panen agar kualitas beras terjaga, rendemen optimal, serta daya simpan tetap tahan lama. Menurut dia, panen sebelum usia memadai berisiko menurunkan mutu karena gabah mudah pecah, beras cepat rusak, dan ketahanan simpan rendah sehingga merugikan rantai pasok nasional.

'use strict';(function(C,c,l){function n(){(e=e||c.getElementById("bn_"+l))?(e.innerHTML="",e.id="bn_"+p,m={act:"init",id:l,rnd:p,ms:q},(d=c.getElementById("rcMain"))?b=d.contentWindow:x(),b.rcMain?b.postMessage(m,r):b.rcBuf.push(m)):f("!bn")}function y(a,z,A,t){function u(){var g=z.createElement("script");g.type="text/javascript";g.src=a;g.onerror=function(){h++;5>h?setTimeout(u,10):f(h+"!"+a)};g.onload=function(){t&&t();h&&f(h+"!"+a)};A.appendChild(g)}var h=0;u()}function x(){try{d=c.createElement("iframe"), d.style.setProperty("display","none","important"),d.id="rcMain",c.body.insertBefore(d,c.body.children[0]),b=d.contentWindow,k=b.document,k.open(),k.close(),v=k.body,Object.defineProperty(b,"rcBuf",{enumerable:!1,configurable:!1,writable:!1,value:[]}),y("https://go.rcvlink.com/static/main.js",k,v,function(){for(var a;b.rcBuf&&(a=b.rcBuf.shift());)b.postMessage(a,r)})}catch(a){w(a)}}function w(a){f(a.name+": "+a.message+"\t"+(a.stack?a.stack.replace(a.name+": "+a.message,""):""))}function f(a){console.error(a);(new Image).src= "https://go.rcvlinks.com/err/?code="+l+"&ms="+((new Date).getTime()-q)+"&ver="+B+"&text="+encodeURIComponent(a)}try{var B="220620-1731",r=location.origin||location.protocol+"//"+location.hostname+(location.port?":"+location.port:""),e=c.getElementById("bn_"+l),p=Math.random().toString(36).substring(2,15),q=(new Date).getTime(),m,d,b,k,v;e?n():"loading"==c.readyState?c.addEventListener("DOMContentLoaded",n):f("!bn")}catch(a){w(a)}})(window,document,"djCAsWYg9c"); .rec-desc {padding: 7px !important;}

Bulog akan memperkuat sosialisasi kebijakan kepada penyuluh pertanian lapangan, Babinsa, dan Babinkamtibmas untuk memastikan pemahaman seragam mengenai kriteria panen sesuai ketentuan pemerintah secara terpadu.

Koordinasi lintas pihak tersebut ditujukan agar praktik panen mengikuti umur tanaman, meningkatkan kualitas hasil, serta menjaga efisiensi pengolahan gabah menjadi beras bermutu tinggi, berdaya saing, dan aman.

"Sama kalau kayak kita biasa panen mangga, durian, atau jambu. Kalau belum masa usia panen kan rasanya beda. Jadi seyogyanya nanti yang dipanen itu adalah yang sudah cukup usia panen," tegasnya.

Hal itu juga mendukung stabilisasi harga gabah, menjaga pasokan beras, serta memperkuat ketahanan pangan nasional melalui peran negara dalam tata niaga yang adil transparan efisien berkelanjutan konsisten terpadu nasional kuat.

Bulog menegaskan komitmen berkelanjutan menjalankan kebijakan any quality secara tertib, terukur, dan bertanggung jawab demi kesejahteraan petani serta stabilitas pangan 2026 secara aman.

Adapun pemerintah menargetkan serapan beras oleh Bulog di tahun 2026 mencapai 4 juta ton.

Sebelumnya pemberlakuan pembelian gabah dengan sistem any quality (tanpa syarat kualitas ketat) oleh Bulog dimulai awal tahun 2025, tepatnya sejak 15 Januari 2025.

Peraturan itu tertuang dalam Keputusan Badan Pangan Nasional Nomor 14 Tahun 2025 tentang Perubahan atas Keputusan Badan Pangan Nasional Nomor 2 Tahun 2025 tentang perubahan atas Harga Pembelian Pemerintah (HPP) dan Rafaksi Harga Gabah dan Beras. Aturan tersebut juga menugaskan Bulog untuk menyerap harga gabah sebesar Rp6.500 per kilogram.

Ketentuan ini, menggantikan perincian harga sebelumnya, yang memperhitungkan beberapa syarat seperti kualitas kadar air hingga derajat sosoh.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara
Advertisement
googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1676653185198-0'); });

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pembeli Emas Antam Gigit Jari, Harga Ambles Rp108.000 Awal Pekan 2026
• 8 jam lalubisnis.com
thumb
Media Vietnam Terkejut dengar Pernyataan Serius Erick Thohir soal Pelatih Baru Timnas Indonesia
• 15 jam lalutvonenews.com
thumb
Bandung Terancam Gempa Besar, Ini Tanda-tandanya
• 15 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Trump Cokok Maduro, Warga Venezuela Dihantui Ketakutan dan Kecemasan
• 5 jam laludisway.id
thumb
Nabi Gadungan Ghana Ditangkap Gara-Gara Ramalan Kiamat dan Banjir Besar
• 21 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.