AS Klaim Tangkap Presiden Venezuela dalam Operasi Besar

tvrinews.com
1 hari lalu
Cover Berita

Penulis: Alfin

TVRINews, AS

Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, dikabarkan telah ditangkap oleh Delta Force, unit kontraterorisme militer Amerika Serikat (AS), Sabtu, 3 Januari 2026. Kabar tersebut disampaikan Presiden AS Donald Trump melalui pernyataan resmi di media sosial Truth Social.

Trump menyebut AS melancarkan operasi serangan berskala besar ke Venezuela yang berujung pada penangkapan Maduro dan istrinya, serta pemindahan keduanya keluar dari negara tersebut.

"AS telah berhasil melaksanakan sebuah operasi serangan berskala besar terhadap Venezuela. Dalam operasi tersebut, pemimpin Venezuela, Presiden Nicolas Maduro, bersama istrinya, berhasil ditangkap dan diterbangkan keluar dari negara itu. Operasi ini dilakukan bekerja sama dengan aparat penegak hukum AS. Rincian lebih lanjut akan disampaikan kemudian. Konferensi pers akan diadakan hari ini pukul 11.00 di Mar-a-Lago," tulis Trump di platform Truth Social.

Trump juga menegaskan, "Operasi ini dilakukan bekerja sama dengan penegak hukum AS."

Baca Juga: Venezuela Klaim Diserang AS, Status Darurat Diberlakukan

Delta Force dikenal sebagai unit elite Angkatan Darat AS yang bertugas menjalankan misi khusus, termasuk operasi kontraterorisme. Unit ini juga terlibat dalam operasi pada 2019 yang menewaskan mantan pemimpin ISIS, Abu Bakr al-Baghdadi.

Sejumlah pejabat AS menyampaikan informasi penangkapan tersebut kepada CBS News. Media itu melaporkan tidak ada konfirmasi langsung dari pemerintah Venezuela terkait kabar penangkapan Presiden Maduro dan istrinya.

Namun, halaman Facebook resmi Maduro mengunggah video yang menyebut terjadinya serangan di negara bagian Miranda, Aragua, dan La Guaira, menurut terjemahan Google dari pernyataan berbahasa Spanyol.

Trump tidak menjelaskan secara rinci proses penangkapan maupun lokasi Maduro dibawa setelah diterbangkan keluar dari Venezuela. Hingga kini, pemerintah Venezuela belum mengonfirmasi klaim tersebut.

Maduro sebelumnya didakwa di pengadilan AS pada 2020 atas dugaan keterlibatan dalam kasus narkoterorisme, tuduhan yang menilai seorang pejabat negara terlibat perdagangan narkoba untuk mendukung aktivitas terorisme. Tuduhan tersebut telah berulang kali dibantah oleh Maduro dan dinilai tidak memiliki kekuatan hukum.

Mar-a-Lago yang disebut Trump sebagai lokasi konferensi pers merupakan resor miliknya di Florida, Amerika Serikat.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kemendikdasmen minta sekolah laksanakan Pagi Ceria-Upacara Bendera
• 11 jam laluantaranews.com
thumb
Petugas Kebersihan RSUD Majalaya Bandung Tewas Dianiaya Atasan
• 11 jam lalurepublika.co.id
thumb
The Next McGregor Paddy Pimblett Ungkap Jurus Baru Hadapi Justin Gaethje di UFC 324
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
Airlangga Buka Suara soal Konflik AS-Venezuela: Harga Minyak Masih Aman di US$ 63 per Barrel
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
Profil John Herdman, Pelatih Baru Timnas Indonesia yang Gantikan Patrick Kluivert, Dulu Bawa Timnas Kanada ke Piala Dunia 2022
• 12 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.