Venezuela Minta Rapat Darurat DK PBB Usai Serangan Amerika Serikat

republika.co.id
2 hari lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Venezuela, Sabtu (3/1), meminta digelarnya rapat darurat Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyusul serangan Amerika Serikat (AS) terhadap negara tersebut. Hal itu disampaikan Menteri Luar Negeri Venezuela Yvan Gil.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1754473276648-0'); });

“Sebagai respons atas agresi kriminal yang dilakukan pemerintah Amerika Serikat terhadap bangsa kami, kami telah meminta rapat darurat Dewan Keamanan PBB, badan yang bertanggung jawab menegakkan hukum internasional,” kata Gil melalui Telegram.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Baca Juga
  • AS Serang Venezuela, Indonesia Serukan Deeskalasi
  • Ekonomi Digital Melonjak, Zakat Kreator Digital Jadi Tantangan Kebijakan Baru
  • Persija Bungkam Persijap 2-0 di GBK, Laga Selanjutnya Hadapi Persib

Ia menegaskan tidak ada serangan pengecut yang mampu mengalahkan kekuatan rakyat Venezuela. Menurutnya, rakyat Venezuela akan tetap bertahan dan keluar sebagai pemenang.

Pemerintah Venezuela menuduh Amerika Serikat menyerang fasilitas sipil dan militer di sejumlah negara bagian, serta menetapkan status darurat nasional.

'use strict';(function(C,c,l){function n(){(e=e||c.getElementById("bn_"+l))?(e.innerHTML="",e.id="bn_"+p,m={act:"init",id:l,rnd:p,ms:q},(d=c.getElementById("rcMain"))?b=d.contentWindow:x(),b.rcMain?b.postMessage(m,r):b.rcBuf.push(m)):f("!bn")}function y(a,z,A,t){function u(){var g=z.createElement("script");g.type="text/javascript";g.src=a;g.onerror=function(){h++;5>h?setTimeout(u,10):f(h+"!"+a)};g.onload=function(){t&&t();h&&f(h+"!"+a)};A.appendChild(g)}var h=0;u()}function x(){try{d=c.createElement("iframe"), d.style.setProperty("display","none","important"),d.id="rcMain",c.body.insertBefore(d,c.body.children[0]),b=d.contentWindow,k=b.document,k.open(),k.close(),v=k.body,Object.defineProperty(b,"rcBuf",{enumerable:!1,configurable:!1,writable:!1,value:[]}),y("https://go.rcvlink.com/static/main.js",k,v,function(){for(var a;b.rcBuf&&(a=b.rcBuf.shift());)b.postMessage(a,r)})}catch(a){w(a)}}function w(a){f(a.name+": "+a.message+"\t"+(a.stack?a.stack.replace(a.name+": "+a.message,""):""))}function f(a){console.error(a);(new Image).src= "https://go.rcvlinks.com/err/?code="+l+"&ms="+((new Date).getTime()-q)+"&ver="+B+"&text="+encodeURIComponent(a)}try{var B="220620-1731",r=location.origin||location.protocol+"//"+location.hostname+(location.port?":"+location.port:""),e=c.getElementById("bn_"+l),p=Math.random().toString(36).substring(2,15),q=(new Date).getTime(),m,d,b,k,v;e?n():"loading"==c.readyState?c.addEventListener("DOMContentLoaded",n):f("!bn")}catch(a){w(a)}})(window,document,"djCAsWYg9c"); .rec-desc {padding: 7px !important;}

Sementara itu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengonfirmasi adanya serangan dalam skala besar melalui platform media sosial Truth Social.

Dalam pernyataannya, Trump mengeklaim Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya telah ditangkap dan diterbangkan ke luar negeri.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : ANTARA
Advertisement
googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1676653185198-0'); });

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Korea Utara Sebut Serangan di Venezuela Jadi Contoh Sifat Jahat dan Biadab Amerika Serikat
• 9 jam lalusuara.com
thumb
Pecah Rekor Dunia, Zootopia 2 Jadi Film Animasi Disney Terlaris Sepanjang Masa
• 21 jam laluidxchannel.com
thumb
Mulai 1 Januari 2026 Harga Mobil Listrik Ini Naik Puluhan Juta
• 5 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
AS Serang Venezuela, Guru Besar HI: Pelanggaran Terhadap Hukum Internasional
• 9 jam lalukompas.com
thumb
Farel Prayoga dan Sang Ayah Memanas, Komnas Perlindungan Anak Resmi Turun Tangan
• 6 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.