Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Banten
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) untuk menerapkan ilmu yang diperoleh selama pendidikan guna membantu pemulihan pemerintahan di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, yang terdampak bencana.
Arahan tersebut disampaikan Mendagri saat memberikan pembekalan kepada praja IPDN yang akan ditugaskan ke Aceh Tamiang di Bandar Udara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Banten, Sabtu, 3 Januari 2026.
“Adik-adik belajar ilmu pemerintahan. Praktikkan bersama ASN Kemendagri dan para pengasuh untuk membantu menghidupkan kembali pemerintahan kabupaten, kecamatan, hingga desa,” ujar Tito dalam keterangan tertulis yang diterima oleh tvrinews.com, Sabtu, 3 Januari 2026.
Baca Juga: Korban Bencana Sumatra Tembus 1.167 Jiwa
Ia menegaskan penugasan praja IPDN ke Aceh merupakan bagian dari misi kemanusiaan untuk membantu masyarakat dan pemerintah daerah (Pemda) yang terdampak bencana banjir. Menurut Tito, Aceh Tamiang menjadi salah satu wilayah dengan dampak paling parah.
Seluruh kecamatan di Aceh Tamiang terdampak, dengan lebih dari 200 desa mengalami kerusakan. Kondisi tersebut menyebabkan aktivitas pemerintahan terganggu, mulai dari kantor pemerintahan yang masih dipenuhi lumpur, sistem administrasi yang belum pulih, hingga layanan kependudukan dan teknologi informasi yang belum berjalan optimal.
Mendagri menyampaikan praja IPDN yang diberangkatkan merupakan pilihan terbaik dari ribuan praja lainnya. Ia menilai penugasan ini sebagai sebuah kehormatan sekaligus kesempatan langka untuk memperoleh pengalaman nyata dalam menangani persoalan pemerintahan pascabencana.
“Adik-adik akan berhadapan langsung dengan masalah di lapangan. Praktikkan ilmunya, bantu masyarakat, dan jangan membuat masalah. Jaga nama baik IPDN sebagai institut kebanggaan bangsa,” ucap Tito.
Baca Juga: Sekolah Dibersihkan Jelang Semester Genap, Tenda Disiapkan untuk Siswa Terdampak Banjir
Tito menjelaskan penugasan tersebut juga merupakan bagian dari Kuliah Kerja Nyata (KKN) praja IPDN yang telah terintegrasi dalam kurikulum pembelajaran dan menjadi bahan penilaian akademik.
Lebih lanjut, Mendagri mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi langkah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang mengerahkan praja IPDN untuk membantu daerah terdampak bencana.
Presiden bahkan mendukung apabila sekolah kedinasan lain turut mengirimkan siswanya sesuai dengan bidang keahlian masing-masing.
“Misalnya sekolah kedinasan di bidang perhubungan dapat membantu melihat kondisi bandara, pelabuhan, termasuk pelabuhan-pelabuhan kecil yang terdampak,” kata Tito.
Dengan keterlibatan praja IPDN, pemerintah berharap proses pemulihan pemerintahan dan pelayanan publik di Aceh Tamiang dapat berjalan lebih cepat dan efektif.
Editor: Redaktur TVRINews


