Berbagi Emosi Positif Terbukti Menyehatkan Pasangan Lansia, Ungkap Penelitian

genpi.co
1 hari lalu
Cover Berita

GenPI.co - Sebuah penelitian menunjukkan bahwa berbagi emosi positif bisa memberikan manfaat nyata bagi kesehatan pasangan lansia.

Peneliti mengatakan pasangan yang sering mengalami momen menyenangkan bersama memiliki kadar hormon stres kortisol lebih rendah.

Dalam penelitian ini, akademisi dari Amerika Serikat menelaah data dari tiga studi berbeda yang melibatkan 321 pasangan berusia 56 hingga 89 tahun di Kanada dan Jerman.

Setiap pasangan diminta mengisi survei terkait emosi positif yang mereka rasakan dan memberikan sampel air liur untuk mengukur kadar kortisol.

Penulis utama penelitian dari University of California Tomiko Yoneda menjelaskan berbagai riset sebelumnya telah membuktikan emosi positif seperti kebahagiaan dan cinta berdampak baik bagi kesehatan.

Namun, dia menyebut sebagian besar penelitian cenderung melihat emosi sebagai pengalaman individual.

"Dalam kehidupan sehari-hari, emosi positif yang paling kuat justru sering muncul saat kita terhubung dengan orang lain," ujar Yoneda, dilansir PA Media, Jumat (2/1).

Hasil analisis mencatat 38 persen pasangan melaporkan tingkat emosi positif yang lebih tinggi ketika mereka bersama dibandingkan saat terpisah.

Selain itu, berbagi emosi positif terbukti berkaitan dengan kadar kortisol yang lebih rendah.

Temuan ini tetap konsisten meski peneliti telah memperhitungkan faktor lain yang bisa memengaruhi kadar kortisol seperti penggunaan obat-obatan.

Yoneda mengatakan berbagi momen positif bersama memiliki kekuatan tersendiri, bahkan menunjukkan dampak jangka panjang.

Pasangan yang merasa nyaman dan bahagia bersama cenderung memiliki kadar kortisol yang lebih rendah di kemudian hari, menandakan tubuh berada dalam kondisi yang lebih tenang dari waktu ke waktu.

Penelitian ini juga menemukan bahwa manfaat tersebut tidak dipengaruhi perbedaan usia, jenis kelamin, dan tingkat kepuasan dalam hubungan.

Studi yang dipublikasikan dalam Journal of Personality and Social Psychology ini didasarkan pada teori "resonansi positif" yang menyatakan bahwa berbagi emosi positif bisa meningkatkan kesejahteraan emosional dan fisiologis.

Menurut Yoneda, momen semacam ini tidak hanya terjadi dalam hubungan romantis, tetapi juga ikatan sosial lainnya.

"Hal ini membuka banyak peluang baru untuk penelitian di masa depan," katanya. (*)

Kalian wajib tonton video yang satu ini:


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
AS Tangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro, Seberapa Kuat Dasar Hukumnya?
• 20 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Montella Optimistis Antar Turki Lolos ke Piala Dunia 2026 Setelah Penantian 24 Tahun
• 16 jam lalupantau.com
thumb
Manchester City vs Chelsea, Gol Larut Enzo Fernandez Buyarkan Kemenangan The Citizen
• 7 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Pasca-penangkapan Maduro, PIEP Pastikan Operasional Pertamina di Venezuela Tak Terganggu
• 16 jam lalubisnis.com
thumb
Menuju Peletakan Batu Pertama: Stadion Untia Bakal Markas PSM Makassar Resmi Dilelang Lewat Tender Terbuka
• 16 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.