Jakarta, IDN Times - Pasukan Israel kembali membombardir seluruh wilayah Gaza. Al Jazeera melaporkan pada Kamis (1/1/2026), serangan tersebut menewaskan seorang anak Palestina di daerah Jabalia an-Nazla di Gaza utara.
Sumber medis di Rumah Sakit al-Shifa di kota Gaza mengatakan bahwa anak tersebut diidentifikasi sebagai Youssef Ahmed al-Shandaghli.
Serangan Israel terjadi meskipun ada perjanjian gencatan senjata yang dimediasi oleh Amerika Serikat, yang mulai berlaku pada Oktober 2025. Sejak itu, Israel terus menyerang wilayah kantong tersebut. Akibatnya, lebih dari 400 warga Palestina tewas dan melukai banyak lainnya.
Kematian tersebut menambah total 71.271 warga Palestina yang terbunuh dan melukai 171.233 orang, sejak genosida Israel di Gaza pada Oktober 2023.


