Presiden Amerika Serikat Donald Trump memastikan pihaknya siap meluncurkan serangan lanjutan ke Venezuela apabila situasi mengharuskannya. Ia menegaskan opsi serangan kedua tetap terbuka dan bahkan disiapkan dengan skala yang lebih besar.
"Dan kita siap untuk melancarkan serangan kedua dan jauh lebih besar jika perlu. Jadi kami siap melakukan gelombang kedua jika memang perlu. Kami sebenarnya berasumsi bahwa gelombang kedua akan diperlukan, tetapi sekarang mungkin tidak," kata Trump dalam konferensi persnya, Minggu (4/1).
Menurut Trump, serangan pertama yang telah dilakukan berjalan sangat sukses sehingga kemungkinan serangan lanjutan masih dipertimbangkan.
Gelombang pertama, jika Anda ingin menyebutnya demikian, serangan pertama sangat sukses, jadi mungkin kami tidak perlu melakukan gelombang kedua, tetapi kami siap melakukan gelombang kedua. Bahkan gelombang yang jauh lebih besar," ujarnya.
Trump juga memaparkan keberhasilan operasi penangkapan yang melibatkan pasukan Amerika Serikat di lapangan.
"Para prajurit terlatih ini, yang beroperasi bekerja sama dengan penegak hukum AS, menangkap mereka dalam posisi yang sangat siap. Mereka menunggu kita. Mereka tahu kita memiliki banyak kapal di laut yang sedang menunggu."
"Mereka tahu kita akan datang. Jadi mereka berada dalam posisi siap, yang disebut posisi siaga, tetapi mereka benar-benar kewalahan dan dengan cepat dilumpuhkan," tutur Trump.
Ia menambahkan, operasi tersebut berjalan tanpa korban di pihak militer Amerika Serikat dan menyebut langkah lanjutan adalah dengan mengambil alih Venezuela sementara waktu.
"Tidak ada satu pun anggota militer Amerika yang tewas dan tidak ada satu pun peralatan Amerika yang hilang. Kita akan menjalankan negara ini sampai kita dapat melakukan transisi yang aman, tepat, dan bijaksana. Jadi kita tidak ingin terlibat dengan orang lain yang masuk dan kita memiliki situasi yang sama seperti yang kita alami selama bertahun-tahun terakhir," ungkapnya.
"Jadi kita akan menjalankan negara ini sampai kita dapat melakukan transisi yang aman, tepat, dan bijaksana. Dan itu harus bijaksana karena itulah tujuan kita," pungkas dia.



