Wisman ke Bali Pecah Rekor, Tembus 7,05 Juta Kunjungan pada 2025

bisnis.com
2 hari lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mencatat kinerja pariwisata Bali sepanjang 2025 mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah. Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Pulau Dewata melalui jalur udara menembus 7,05 juta kunjungan hingga akhir Desember 2025.

Melansir dari Instagram resmi Kemenpar @kemenpar.ri pada Minggu (4/1/2026), Bali masih menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan untuk berlibur dalam kampanye di Indonesia aja.

Berdasarkan data sementara Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali dan PT Angkasa Pura per 31 Desember 2025, jumlah wisman yang masuk ke Bali melalui transportasi udara tersebut tumbuh sekitar 11,3% dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat 6,33 juta kunjungan. 

“Ini merupakan capaian tertinggi sepanjang sejarah dan menunjukkan kepercayaan dunia internasional terhadap pariwisata Indonesia,” demikian yang dikutip dari Instagram resmi Kemenpar.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display("div-gpt-ad-parallax"); });

Namun, di balik lonjakan kunjungan tersebut, pola perjalanan wisatawan menunjukkan perubahan signifikan. Wisatawan kini datang dengan gaya yang lebih mandiri, fleksibel, dan adaptif.

Perubahan ini tercermin dari pergeseran pilihan transportasi, dari rental mobil dengan sopir ke kendaraan lepas, pola belanja yang semakin selektif, serta perencanaan perjalanan yang lebih dinamis.

Baca Juga

  • Puncak Arus Balik Nataru Hari Ini: Volume Kendaraan di Tol MBZ Melonjak 77,54%
  • ASDP Catat Penumpang dari Jawa ke Bali Turun 4,5% Selama Libur Nataru
  • ASDP Catat Lonjakan Arus Balik dari Sumatra & Bali ke Jawa

Sementara itu, total kunjungan wisatawan ke Bali sepanjang 2025 tercatat mencapai 16,33 juta kunjungan. Angka ini mengalami penurunan tipis sekitar 100.000 kunjungan atau 0,72% dibandingkan 2024 yang mencapai 16,45 juta kunjungan.

Kemenpar menyampaikan, penurunan tersebut belum mencakup perjalanan wisatawan melalui moda transportasi darat dan laut. Adapun, data final kunjungan wisatawan akan diumumkan secara resmi oleh BPS pada Februari 2026.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyatakan pemerintah berkomitmen memastikan pariwisata Indonesia tumbuh secara berkualitas dan berkelanjutan.

“Kebahagiaan, keselamatan, rasa aman, nyaman, dan pengalaman yang berkesan bagi wisatawan adalah prioritas utama yang harus kita jaga bersama,” lanjut Widiyanti.

Jika ditinjau dari sisi segmen wisata, sektor wisata bahari menunjukkan potensi pertumbuhan. Sepanjang 2025, jumlah wisatawan kapal pesiar yang masuk melalui Pelabuhan Benoa tercatat lebih dari 71.000 kunjungan.

Lebih lanjut, Kemenpar juga mencatat pergerakan wisatawan nusantara yang semakin terdistribusi ke berbagai daerah. Kondisi ini memperkuat optimisme target nasional perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) berpotensi tercapai, bahkan melampaui proyeksi awal.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Retret di Hambalang: Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Kabinet Merah Putih
• 5 jam lalutvrinews.com
thumb
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Minta John Herdman Bangun Fondasi Kuat Sepak Bola Indonesia, Berharap Bisa Bawa Arah Baru yang Lebih Profesional dan Terukur
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
Harga Toyota Veloz Hybrid EV Rp 299 Juta Diperpanjang
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Reaksi Tegas Manajer Rais atas Tantangan Ayah Farel Prayoga: Kalau Dia Jual, Saya Akan Beli
• 8 jam lalutvonenews.com
thumb
Tanpa 3 Pemain Asingnya Vs Persib di GBLA, Mampukah Persija Memuluskan Ambisinya?
• 3 jam lalumerahputih.com
Berhasil disimpan.