REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PSIM Yogyakarta meraih kemenangan penting atas Semen Padang FC pada lanjutan BRI Super League 2025/2026. Bermain di Stadion Sultan Agung, Bantul, Ahad (4/1/2025), Laskar Mataram menang tipis 1-0 lewat gol penalti Jose Pedro “Ze” Magalhaes Valente pada menit ke-64.
Sejak awal pertandingan, laga berjalan ketat. Semen Padang tampil agresif dengan tekanan tinggi, sementara PSIM berusaha merespons melalui penguasaan bola dan skema umpan pendek dari lini belakang.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});- Borneo FC Kembali Rebut Puncak Klasemen Super League, Persija Geser Persib
- Kalahkan PSM, Persib Sementara Kuasai Puncak Klasemen Super League
- Prediksi dan Link Live Streaming Arema FC vs Persita di Super League 2025-2026
Peluang pertama PSIM hadir lewat sepakan Ze Valente di dalam kotak penalti setelah menerima umpan Norberto Ezequiel Vidal. Namun, peluang tersebut masih mampu diamankan kiper Semen Padang, Arthur Augusto.
Semen Padang tak tinggal diam. Tim tamu beberapa kali mengancam, termasuk melalui tendangan spekulasi Cornelius Ezekiel Stewart dari luar kotak penalti. Hingga babak pertama berakhir, kedua tim gagal memecah kebuntuan.
'use strict';(function(C,c,l){function n(){(e=e||c.getElementById("bn_"+l))?(e.innerHTML="",e.id="bn_"+p,m={act:"init",id:l,rnd:p,ms:q},(d=c.getElementById("rcMain"))?b=d.contentWindow:x(),b.rcMain?b.postMessage(m,r):b.rcBuf.push(m)):f("!bn")}function y(a,z,A,t){function u(){var g=z.createElement("script");g.type="text/javascript";g.src=a;g.onerror=function(){h++;5>h?setTimeout(u,10):f(h+"!"+a)};g.onload=function(){t&&t();h&&f(h+"!"+a)};A.appendChild(g)}var h=0;u()}function x(){try{d=c.createElement("iframe"), d.style.setProperty("display","none","important"),d.id="rcMain",c.body.insertBefore(d,c.body.children[0]),b=d.contentWindow,k=b.document,k.open(),k.close(),v=k.body,Object.defineProperty(b,"rcBuf",{enumerable:!1,configurable:!1,writable:!1,value:[]}),y("https://go.rcvlink.com/static/main.js",k,v,function(){for(var a;b.rcBuf&&(a=b.rcBuf.shift());)b.postMessage(a,r)})}catch(a){w(a)}}function w(a){f(a.name+": "+a.message+"\t"+(a.stack?a.stack.replace(a.name+": "+a.message,""):""))}function f(a){console.error(a);(new Image).src= "https://go.rcvlinks.com/err/?code="+l+"&ms="+((new Date).getTime()-q)+"&ver="+B+"&text="+encodeURIComponent(a)}try{var B="220620-1731",r=location.origin||location.protocol+"//"+location.hostname+(location.port?":"+location.port:""),e=c.getElementById("bn_"+l),p=Math.random().toString(36).substring(2,15),q=(new Date).getTime(),m,d,b,k,v;e?n():"loading"==c.readyState?c.addEventListener("DOMContentLoaded",n):f("!bn")}catch(a){w(a)}})(window,document,"djCAsWYg9c"); .rec-desc {padding: 7px !important;}
Memasuki babak kedua, PSIM tampil lebih menekan. Semen Padang melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Samuel Christianson, tetapi tekanan tuan rumah semakin meningkat.
Gol penentu akhirnya tercipta pada menit ke-64 setelah PSIM mendapat hadiah penalti akibat pelanggaran di kotak terlarang. Ze Valente yang maju sebagai algojo menjalankan tugasnya dengan tenang untuk membawa PSIM unggul 1-0.
Tertinggal, Semen Padang meningkatkan intensitas serangan. Peluang sempat didapat melalui Leo Guntara pada menit ke-85. Namun, pertahanan PSIM tampil disiplin hingga peluit panjang dibunyikan.
Pelatih PSIM Jean-Paul van Gastel menilai kemenangan tersebut diraih melalui pertandingan yang tidak mudah. “Saya pikir pada akhirnya kita pantas menang. Pertandingannya sangat sulit karena lawan bermain sangat defensif, tapi hari ini kita layak mendapatkan hasil ini,” ujarnya.
Sementara itu, pelatih Semen Padang Dejan Antonic tetap mengapresiasi performa PSIM, meski menyoroti keputusan perangkat pertandingan. Ia menilai masih ada sejumlah hal yang perlu dievaluasi, terutama terkait penggunaan VAR sebelum terjadinya penalti.



