MAKANAN berserat adalah jenis makanan yang mengandung serat pangan, yaitu bagian dari tumbuhan yang tidak dapat dicerna sepenuhnya oleh tubuh, tetapi sangat penting untuk menjaga kesehatan pencernaan dan metabolisme.
Serat membantu melancarkan buang air besar, menjaga keseimbangan gula darah, serta memberikan rasa kenyang lebih lama.
Berikut 13 Dampak Kurang Konsumsi Makanan Berserat 1. SembelitKurang serat membuat feses keras dan sulit dikeluarkan.
2. Gangguan PencernaanPencernaan menjadi lambat sehingga sering merasa begah dan tidak nyaman.
3. Perut KembungKurangnya serat mengganggu keseimbangan bakteri baik di usus.
4. Risiko WasirFeses keras menyebabkan mengejan berlebihan saat BAB.
5. Mudah LaparSerat membantu memberi rasa kenyang lebih lama, tanpa serat tubuh cepat lapar.
6. Berat Badan Mudah NaikKurang serat sering membuat konsumsi kalori berlebih.
7. Kadar Gula Darah Tidak StabilSerat membantu memperlambat penyerapan gula dalam darah.
8. Kolesterol TinggiSerat membantu mengikat kolesterol jahat dalam tubuh.
9. Risiko Penyakit JantungKolesterol dan gula darah yang tidak terkontrol meningkatkan risiko penyakit jantung.
10. Risiko Diabetes Tipe 2Kurangnya serat memperbesar risiko resistensi insulin.
11. Kesehatan Usus MenurunSerat adalah makanan utama bakteri baik di usus.
12. Daya Tahan Tubuh MenurunKesehatan usus yang buruk memengaruhi sistem imun.
13. Meningkatkan Risiko Kanker UsusKurang serat dikaitkan dengan meningkatnya risiko kanker kolorektal.
Kurang konsumsi serat berdampak serius pada pencernaan dan kesehatan jangka panjang. Pastikan asupan serat harian tercukupi agar tubuh tetap sehat. (Z-4)
Sumber: hellosehat, alodok



