REPUBLIKA.CO.ID, BANJAR, – Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan bahwa pemerintah pusat memastikan distribusi bantuan yang adil dan merata untuk semua korban banjir di wilayah terdampak.
"Kami memberikan bantuan tunai kepada rumah tangga yang perabotannya hanyut akibat banjir. Rumah yang mengalami kerusakan akan mendapatkan kompensasi berdasarkan tingkat kehancurannya, disertai bentuk bantuan sosial lainnya," ujar Yusuf saat meninjau area terdampak banjir di Kecamatan Sungai Tabuk pada hari Minggu.
Yusuf menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan di Provinsi Kalimantan Selatan mengikuti standar yang sama seperti di Sumatra, dengan penyesuaian sesuai tingkat keparahan dan klasifikasi kerusakan akibat banjir.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
"Pemerintah memperlakukan semua korban secara setara. Bantuan yang diberikan sama, tanpa niat untuk membeda-bedakan, tetapi disesuaikan dengan kondisi yang dialami oleh setiap rumah tangga yang terkena dampak," tambahnya.
Pemulihan dan Relokasi
Yusuf menambahkan bahwa untuk rumah yang mengalami kerusakan parah, bantuan perbaikan akan dilakukan di lokasi asal jika memungkinkan.
'use strict';(function(C,c,l){function n(){(e=e||c.getElementById("bn_"+l))?(e.innerHTML="",e.id="bn_"+p,m={act:"init",id:l,rnd:p,ms:q},(d=c.getElementById("rcMain"))?b=d.contentWindow:x(),b.rcMain?b.postMessage(m,r):b.rcBuf.push(m)):f("!bn")}function y(a,z,A,t){function u(){var g=z.createElement("script");g.type="text/javascript";g.src=a;g.onerror=function(){h++;5>h?setTimeout(u,10):f(h+"!"+a)};g.onload=function(){t&&t();h&&f(h+"!"+a)};A.appendChild(g)}var h=0;u()}function x(){try{d=c.createElement("iframe"), d.style.setProperty("display","none","important"),d.id="rcMain",c.body.insertBefore(d,c.body.children[0]),b=d.contentWindow,k=b.document,k.open(),k.close(),v=k.body,Object.defineProperty(b,"rcBuf",{enumerable:!1,configurable:!1,writable:!1,value:[]}),y("https://go.rcvlink.com/static/main.js",k,v,function(){for(var a;b.rcBuf&&(a=b.rcBuf.shift());)b.postMessage(a,r)})}catch(a){w(a)}}function w(a){f(a.name+": "+a.message+"\t"+(a.stack?a.stack.replace(a.name+": "+a.message,""):""))}function f(a){console.error(a);(new Image).src= "https://go.rcvlinks.com/err/?code="+l+"&ms="+((new Date).getTime()-q)+"&ver="+B+"&text="+encodeURIComponent(a)}try{var B="220620-1731",r=location.origin||location.protocol+"//"+location.hostname+(location.port?":"+location.port:""),e=c.getElementById("bn_"+l),p=Math.random().toString(36).substring(2,15),q=(new Date).getTime(),m,d,b,k,v;e?n():"loading"==c.readyState?c.addEventListener("DOMContentLoaded",n):f("!bn")}catch(a){w(a)}})(window,document,"djCAsWYg9c"); .rec-desc {padding: 7px !important;}
Jika perbaikan di lokasi tidak memungkinkan, pemerintah daerah akan mengatur relokasi bagi warga terdampak yang setuju untuk pindah.
Respons Darurat
Selama masa tanggap darurat, Yusuf menyatakan bahwa pemerintah pusat dan daerah terus memantau daerah terdampak untuk memastikan kebutuhan mendesak warga terpenuhi.
Pemerintah telah mengerahkan tim gabungan yang didukung oleh mekanisme respons bencana yang terstruktur dan terkoordinasi dengan baik.
Tim tersebut juga akan mengoordinasikan dan mendistribusikan bantuan dari berbagai pihak agar dapat menjangkau korban banjir secara efektif.
Kondisi Terkini di Lapangan
Selama kunjungannya ke daerah yang terdampak banjir di Kabupaten Banjar, Yusuf mengamati bahwa tingkat air di beberapa area perumahan masih tinggi.
"Kami menunggu air surut. Petugas tetap siaga di lokasi untuk mengantisipasi potensi risiko. Kita harus bekerja sama untuk mengatasi situasi ini," katanya.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.




