Korem 133 Tinjau Proyek Ketahanan Pangan di Pohuwato

republika.co.id
2 hari lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, POHUWATO, – Komandan Korem 133/Nani Wartabone Brigjen TNI Hardo Sihotang dan Kepala Kelompok Staf Ahli Pangdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Saptono melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo, Minggu. Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau kesiapan infrastruktur irigasi tersier dan kemajuan program cetak sawah sebagai bagian dari upaya penguatan ketahanan pangan di daerah tersebut.

Peninjauan dilakukan di Kecamatan Randangan dan sekitarnya untuk memastikan infrastruktur irigasi tersier siap mendukung program cetak sawah. Menurut Danrem 133/Nani Wartabone, sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam pengawasan proyek ini bertujuan meminimalisir kendala teknis di lapangan. Randangan diproyeksikan sebagai salah satu pilar utama kedaulatan pangan di Provinsi Gorontalo.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1754473276648-0'); });

Brigjen TNI Hardo Sihotang berharap saluran irigasi tersier mampu mengalirkan air hingga ke ujung petak sawah baru. Percepatan cetak sawah juga dilakukan untuk mengevaluasi pembersihan dan perataan lahan agar sesuai dengan standar teknis pertanian. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani di Desa Motoluhu Selatan dan sekitarnya.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Sementara itu, Brigjen TNI Saptono menegaskan bahwa ketersediaan air melalui jaringan irigasi yang baik merupakan kunci keberhasilan program cetak sawah. “Kita tidak hanya sekadar membuka lahan baru, tetapi juga memastikan sistem pendukungnya, seperti irigasi tersier ini, berfungsi dengan baik agar petani kita memiliki jaminan air untuk memulai masa tanam,” ujar Saptono.

Kunjungan kerja tersebut diakhiri dengan penekanan kepada satuan Kodim dan Koramil agar terus melakukan pendampingan kepada petani, khususnya dalam pemanfaatan alat dan mesin pertanian (alsintan). Pendampingan ini diharapkan dapat mempercepat masa tanam setelah proses cetak sawah selesai.

'use strict';(function(C,c,l){function n(){(e=e||c.getElementById("bn_"+l))?(e.innerHTML="",e.id="bn_"+p,m={act:"init",id:l,rnd:p,ms:q},(d=c.getElementById("rcMain"))?b=d.contentWindow:x(),b.rcMain?b.postMessage(m,r):b.rcBuf.push(m)):f("!bn")}function y(a,z,A,t){function u(){var g=z.createElement("script");g.type="text/javascript";g.src=a;g.onerror=function(){h++;5>h?setTimeout(u,10):f(h+"!"+a)};g.onload=function(){t&&t();h&&f(h+"!"+a)};A.appendChild(g)}var h=0;u()}function x(){try{d=c.createElement("iframe"), d.style.setProperty("display","none","important"),d.id="rcMain",c.body.insertBefore(d,c.body.children[0]),b=d.contentWindow,k=b.document,k.open(),k.close(),v=k.body,Object.defineProperty(b,"rcBuf",{enumerable:!1,configurable:!1,writable:!1,value:[]}),y("https://go.rcvlink.com/static/main.js",k,v,function(){for(var a;b.rcBuf&&(a=b.rcBuf.shift());)b.postMessage(a,r)})}catch(a){w(a)}}function w(a){f(a.name+": "+a.message+"\t"+(a.stack?a.stack.replace(a.name+": "+a.message,""):""))}function f(a){console.error(a);(new Image).src= "https://go.rcvlinks.com/err/?code="+l+"&ms="+((new Date).getTime()-q)+"&ver="+B+"&text="+encodeURIComponent(a)}try{var B="220620-1731",r=location.origin||location.protocol+"//"+location.hostname+(location.port?":"+location.port:""),e=c.getElementById("bn_"+l),p=Math.random().toString(36).substring(2,15),q=(new Date).getTime(),m,d,b,k,v;e?n():"loading"==c.readyState?c.addEventListener("DOMContentLoaded",n):f("!bn")}catch(a){w(a)}})(window,document,"djCAsWYg9c"); .rec-desc {padding: 7px !important;}

Sebelumnya, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail telah mencanangkan groundbreaking konstruksi cetak sawah baru di Kabupaten Pohuwato dengan luas mencapai 5.642 hektare. Program ini merupakan bagian dari kepercayaan Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Pertanian kepada Provinsi Gorontalo untuk mendukung agenda nasional ketahanan pangan.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : antara
Advertisement
googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1676653185198-0'); });

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Masa Transisi Darurat, BNPB Percepat Pembangunan Hunian dan Validasi Data Kerusakan Rumah
• 19 jam lalutvrinews.com
thumb
Setelah Venezuela, Trump Ingin ‘Caplok’ Greenland Apa yang Istimewa dari Wilayah Itu?
• 21 jam laluviva.co.id
thumb
Gelembung Gas Muncul Pascabanjir di Nagan Raya, Pemkab Kerahkan Tim Identifikasi dan Imbau Warga Waspada
• 1 jam lalupantau.com
thumb
Tumpukan Sampah Masih Menggunung di Tangerang Selatan: Bau Busuk Masih Menyengat
• 20 jam laluliputan6.com
thumb
Cegah Banjir Susulan, Kementerian PU Siapkan 50 Alat Berat untuk Normalisasi Sungai di Sumbar
• 2 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.