Geoprima Solusi (GPSO) Jajaki Pendanaan untuk Ekspansi

bisnis.com
2 hari lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA—PT Geoprima Solusi Tbk. (GPSO) berencana mengakses fasilitas pinjaman perbankan seiring dengan rencana ekspansi bisnis.

GPSO resmi merombak susunan direksi dan komisaris. Ini setelah perseroan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 19 Desember 2025. Dalam RUPSLB itu, Geoprima Solusi mengangkat Dionysius Tjokro sebagai Direktur Utama, Axel Tobias Joel sebagai Direktur, Karnadi Margaka sebagai Komisaris Utama, Adi Sulaiman sebagai Komisaris, dan Purwan Habibie Siswanto sebagai Komisaris Independen.

RUPSLB juga menyetujui rencana penjaminan aset perseroan dengan jumlah lebih dari satu per dua bagian atau seluruh harta kekayaan untuk memperoleh fasilitas pinjaman dari bank dan/atau Lembaga keuangan lainnya dalam jangka waktu 12 bulan ke depan.

Direktur Utama Geoprima Solusi Dionysius Tjokro menyampaikan, pihaknya telah menjajaki pembicaraan dengan beberapa bank maupun lembaga keuangan lainnya. Sebagian besar para mitra strategis itu memberikan respons positif untuk mendukung rencana bisnis GPSO.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display("div-gpt-ad-parallax"); });

"Kami terus melakukan penjajakan ke beberapa pihak untuk mendapatkan fasilitas pinjaman. Meskipun belum ada keputusan pasti, yang jelas rencana ini sudah mendapat persetujuan melalui RUPSLB," kata Dion dalam keterangan resmi, Senin (5/1/2026).

Dion menjelaskan, keputusan untuk mencari fasilitas pinjaman dari bank maupun lembaga keuangan lainnya, sejalan dengan kondisi pasar saat ini yang tengah masuk era suku bunga rendah. Alhasil, Geoprima Solusi bisa mendapatkan bunga pinjaman yang cukup bersaing sehingga bertambahnya likuiditas tidak membuat perseroan terbebani biaya bunga.

Baca Juga

  • Tjokro Group Perluas Bisnis GPSO, Target Aset Rp5 Triliun
  • Ganti PSP, PIMSF Terus Tambah Saham GPSO Hingga 48,85%
  • PIMSF Masuk, Geoprima (GPSO) Susun Direksi dan Komisaris Baru

Selain itu, Geoprima Solusi juga tercatat memiliki liabilitas yang cukup rendah. Per 30 September 2025, angkanya hanya Rp9,61 miliar atau jauh lebih kecil ketimbang nilai ekuitas perseroan yang mencapai Rp41,43 miliar.

"Jadi dari sisi neraca pun kami masih punya ruang yang cukup besar untuk menerima fasilitas pinjaman," ujar Dion.

Terlepas dari itu, Dion juga menyampaikan, rencana transformasi bisnis Geoprima Solusi telah berjalan dengan hadirnya para manajemen baru. Dengan begitu, fasilitas pinjaman yang akan didapatkan perseroan bisa semakin memperkuat pondasi bisnis Geoprima Solusi.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Tonton Video Anak-Anak Tunggu MBG, Prabowo Sindir ‘Orang Pintar’
• 19 jam laluidxchannel.com
thumb
Extrajoss Ultimate Hadirkan Pertunjukan Drone di Ancol, Nyalakan Harapan 2026
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Richard Lee Jadi Tersangka Kasus Perlindungan Konsumen, Dilaporkan Doktif
• 23 jam lalukompas.com
thumb
AS Ambil Alih 50 Juta Barel Minyak Venezuela, Pasokan ke China Terancam
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Mendagri Dorong Pemda Pendataan Rumah Rusak Pascabencana Sumatera 
• 5 jam lalueranasional.com
Berhasil disimpan.