REPUBLIKA.CO.ID, ACEH TAMIANG -- Menteri Pertahanan (Menhan) RI Sjafrie Sjamsoeddin melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Ahad (4/1/2026). Dia meninjau langsung kondisi Sungai Tamiang hingga muara laut didampingi Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, pemilik Jhonlin Grup Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam, dan Bupati Aceh Tamiang Irjen (Purn) Armia Fahmi.
Di lokasi, Sjafrie memimpin rapat evaluasi persiapan pelaksanaan Satuan Tugas (Satgas) Kuala sebagai bagian dari upaya terpadu pemerintah dalam percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Kunjungan Sjafrie diawali dengan peninjauan udara dan medan sepanjang Sungai Tamiang hingga batas muara di laut.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});- Prabowo Diapit Sjafrie dan AHY Sambut Tahun Baru di Posko Pengungsi
- Prabowo Setujui Usulan Sjafrie Bentuk Satgas Kuala: Saya Commit Rp 60 Triliun
- Menhan Jepang Kontak Sjafrie Bahas Insiden Jet Tempur China J-15
Dia ingin memperoleh gambaran teknis kondisi sedimentasi, alur sungai, serta menentukan jenis alat berat dan mekanisme pekerjaan yang paling tepat untuk diterapkan di lapangan. Peninjauan itu menjadi dasar utama dalam perencanaan teknis operasi Satgas Kuala.
Usai peninjauan, Sjafrie menggelar rapat untuk menetapkan pembagian tugas Satgas Kuala ke dalam dua gugus tugas utama. Pertama, Gugus Tugas Pendalaman Kuala Tamiang. Kedua, Gugus Tugas Normalisasi Kuala yang bertugas melakukan pembersihan lumpur.
'use strict';(function(C,c,l){function n(){(e=e||c.getElementById("bn_"+l))?(e.innerHTML="",e.id="bn_"+p,m={act:"init",id:l,rnd:p,ms:q},(d=c.getElementById("rcMain"))?b=d.contentWindow:x(),b.rcMain?b.postMessage(m,r):b.rcBuf.push(m)):f("!bn")}function y(a,z,A,t){function u(){var g=z.createElement("script");g.type="text/javascript";g.src=a;g.onerror=function(){h++;5>h?setTimeout(u,10):f(h+"!"+a)};g.onload=function(){t&&t();h&&f(h+"!"+a)};A.appendChild(g)}var h=0;u()}function x(){try{d=c.createElement("iframe"), d.style.setProperty("display","none","important"),d.id="rcMain",c.body.insertBefore(d,c.body.children[0]),b=d.contentWindow,k=b.document,k.open(),k.close(),v=k.body,Object.defineProperty(b,"rcBuf",{enumerable:!1,configurable:!1,writable:!1,value:[]}),y("https://go.rcvlink.com/static/main.js",k,v,function(){for(var a;b.rcBuf&&(a=b.rcBuf.shift());)b.postMessage(a,r)})}catch(a){w(a)}}function w(a){f(a.name+": "+a.message+"\t"+(a.stack?a.stack.replace(a.name+": "+a.message,""):""))}function f(a){console.error(a);(new Image).src= "https://go.rcvlinks.com/err/?code="+l+"&ms="+((new Date).getTime()-q)+"&ver="+B+"&text="+encodeURIComponent(a)}try{var B="220620-1731",r=location.origin||location.protocol+"//"+location.hostname+(location.port?":"+location.port:""),e=c.getElementById("bn_"+l),p=Math.random().toString(36).substring(2,15),q=(new Date).getTime(),m,d,b,k,v;e?n():"loading"==c.readyState?c.addEventListener("DOMContentLoaded",n):f("!bn")}catch(a){w(a)}})(window,document,"djCAsWYg9c"); .rec-desc {padding: 7px !important;}
"Disepakati bahwa pergeseran kapal dan peralatan akan dilaksanakan secara bertahap hingga minggu kedua Januari 2026, dengan muara Sungai Tamiang sebagai titik kumpul utama," kata Sjafrie dalam siaran pers.
Selanjutnya, kata dia, awal pelaksanaan tugas Satgas Kuala direncanakan dimulai pada awal Februari 2026. Hal itu seiring dengan program rehabilitasi dan rekonstruksi yang tengah berjalan.
Untuk mendukung kelancaran operasi, kata Sjafrie, dukungan logistik disiapkan oleh Kementerian Pertahanan (Kemenhan), termasuk pemanfaatan fasilitas pendukung yang diperlukan seperti speed boat dan hovercraft. Gugus Tugas Normalisasi juga dilengkapi dengan peralatan penjernih air, guna membantu penyediaan air bersih bagi masyarakat di sepanjang bantaran sungai dan kawasan muara.
"Aspek pendukung lainnya turut menjadi perhatian, antara lain pengurusan administrasi lingkungan yang dikoordinasikan oleh Mabes TNI, serta penyelenggaraan perawatan kesehatan mandiri bagi personel Satgas Kuala selama pelaksanaan tugas di lapangan," ujar Sjafrie.




