ACWA Power, perusahaan energi yang terdaftar di bursa saham Arab Saudi, baru-baru ini mengumumkan proyek amonia terbarukan miliknya di Indonesia akan diluncurkan secara komersial tahun ini. ACWA Power bermitra dengan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan PT Pupuk Indonesia untuk mengembangkan proyek amonia baru di Indonesia yang disebut Proyek Garuda Hidrogen Hijau (GH2).
Indonesia mengharapkan proyek ini mencapai tahap pengoperasian penuh tahun ini, menandai era baru produksi hidrogen di pasar Asia.
“Hidrogen hijau adalah salah satu jawaban untuk transisi energi. Oleh karena itu, pengembangan hidrogen hijau menjadi fokus kami dalam upaya mempercepat transisi energi,” ujar Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, seperti dikutip Energiesmedia.com
Proyek hidrogen perintis ini diharapkan mulai beroperasi tahun ini. Proyek hidrogen ini akan beroperasi dengan tenaga surya dan angin sebesar 600MW, menghasilkan 150.000 ton amonia hijau dengan nilai sekitar US$ 1 miliar (Rp 16,77 triliun).
"Kami merasa terhormat dapat memperdalam hubungan kami dengan pemerintah dan entitas pemerintah negara yang dinamis dan ambisius ini melalui proyek hidrogen hijau baru ini. Seiring dengan perluasan jejak kami di Indonesia, kami tetap berkomitmen untuk mendukung kemajuan berkelanjutan, demi masa depan yang lebih hijau bagi semua," kata Marco Arcelli, Chief Executive Officer ACWA Power.
ACWA Power memperkuat kehadirannya di pasar energi Indonesia setelah pemerintah memberikan kontrak kepada perusahaan tersebut untuk mengembangkan dua pembangkit listrik tenaga surya fotovoltaik (PV) terapung lepas pantai. Proyek hidrogen hijau telah menjadi tren yang mencakup seluruh dunia, dengan pembangkit hidrogen hijau Puertollano 100 MW di Spanyol mulai beroperasi tahun lalu.
“Kolaborasi ini merupakan kolaborasi yang luar biasa. Upaya ini bukan hanya untuk masa depan lingkungan yang lebih baik, tetapi juga untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih baik di Indonesia di masa mendatang," ujar Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi.
Ambisi energi bersih Indonesia akan mencapai level baru tahun ini seiring dengan Proyek Garuda Hidrogen Hijau (GH2) yang menuju pengoperasian skala penuh pada tahun 2026, membuka jalan menuju era baru produksi hidrogen hijau di negara Asia ini. ACWA Power memiliki pengalaman luas di sektor energi terbarukan dengan operasi di beberapa negara.
Seruan untuk Mendiversifikasi Pasar Energi GlobalSetelah KTT G20 yang untuk pertama kalinya diselenggarakan oleh negara Afrika, sejumlah negara yang hadir menegaskan kembali komitmen mereka untuk mengembangkan proyek energi bersih selama beberapa tahun mendatang. Komitmen ini untuk memenuhi target emisi yang diamanatkan yang disepakati pada KTT Paris tahun 2016.
Indonesia telah mempercepat adopsi pasar energi terbarukan melalui beberapa proyek perintis, seperti Proyek Garuda Hidrogen Hijau (GH2). Proyek ini akan membuka jalan menuju era baru energi yang lebih bersih.




