GenPI.co - Pelatih Kepala PSIM Yogyakarta Jean-Paul Van Gastel menyebut lini depan timnya harus diasah, meski menang melawan Semen Padang.
Tim berjuluk Laskar Mataram ini menang 1-0 menjamu Semen Padang dalam lanjutan kompetisi Super League di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (4/1).
Van Gastel mengatakan pertandingan cukup sulit, karena Semen Padang menerapkan permainan bertahan yang rapat.
“Musuh sedang berjuang tetap bertahan di kompetisi tertinggi. Mereka bertahan sangat dalam. Ini menyulitkan,” katanya dikutip dari laman tim, Senin (5/1).
Pelatih asal Belanda itu mengungkapkan tiimnya harus lebih efektif dalam memanfaatkan setiap peluang ke depannya.
“Ini mengenai teknik menembak ke gawang. Anda garus mencoba menembak tepat sasaran. Kami harus berbenah mengenai itu,” ujarnya.
Sementara itu, pemain PSIM Yogyakarta Rio Hardiawan mengatakan pertandingan tersebut, cukup berat bagi tim.
“Ini tidak hanya mengenai melawan Semen Padang. Pertandingan ini juga melawan diri kami sendiri, untuk bisa tampil lebih baik,” ucapnya.
PSIM Yogyakarta atas kemenangan tersebut, membuatnya berada di peringkat 6 dengan 27 poin dari 16 pertandingan.
Laskar Mataram pada pertandingan selanjutnya, melawan tuan rumah Madura United, Sabtu (10/1). (*)
Kalian wajib tonton video yang satu ini:



