Kondisi Aqia, Istri Fiersa Besari Pasca Ditabrak Mobil di Stasiun Gambir

grid.id
1 hari lalu
Cover Berita

Grid.ID - Penyanyi Fiersa Besari mengalami musibah di awal tahun 2026. Peristiwa tersebut terjadi setelah sang istri, Aqia, ditabrak mobil di kawasan Stasiun Gambir, Jakarta.

Kejadian itu bermula saat Aqia tengah mengambil koper di bagasi mobil. Secara tiba-tiba, sebuah mobil lain menabraknya hingga menyebabkan cedera.

Akibat insiden tersebut, rencana liburan keluarga Fiersa Besari ke Yogyakarta terpaksa dibatalkan. Fokus utama keluarga kini sepenuhnya tertuju pada pemulihan kondisi Aqia.

Fiersa Besari kemudian membagikan kondisi terkini sang istri melalui media sosial Instagramnya @fiersabesari. Ia menjelaskan hasil pemeriksaan medis yang telah dilakukan pasca kejadian.

Alhamdulillah, hasil rontgen menunjukkan tidak ada retak/patah tulang. Jadi tidak perlu rawat inap atau operasi," ungkapnya. Kabar tersebut menjadi sedikit kelegaan di tengah situasi sulit yang mereka hadapi.

Meski demikian, Aqia tetap harus menjalani masa pemulihan. Cedera yang dialami disebabkan oleh trauma pada otot akibat benturan.

Hanya beberapa hari ke depan kemungkinan akan terjadi pembengkakan akibat trauma pada otot," katanya. Kondisi tersebut membuat aktivitas Aqia harus sangat dibatasi.

Fiersa juga menyebutkan bahwa sang istri harus menggunakan alat bantu sementara untuk beraktivitas. “Kaki Aqia masih sakit ketika digerakkan sampai harus pakai penyangga dulu," ujarnya. Hal ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi Aqia.

Proses pemulihan disebut tidak bisa berlangsung singkat. Dokter memperkirakan waktu yang dibutuhkan cukup panjang hingga kondisi benar-benar pulih.

Waktu pemulihan ternyata lama. Prediksi dokter, 3-6 minggu sampai Kembali pulih. Untuk seseorang yang sedang gemar-gemarnya ngegym dan tenis, Aqia pasti sedih,” ungkap Fiersa. Ia memahami betul perasaan sang istri yang harus menahan aktivitas favoritnya.

Terkait insiden tersebut, Fiersa Besari sempat melaporkan pengemudi yang menabrak istrinya ke pihak berwajib. Namun, laporan itu tidak berlanjut hingga proses hukum panjang.

 

Ia mengungkapkan alasan di balik keputusannya untuk mencabut laporan tersebut. Keputusan itu diambil setelah mempertimbangkan berbagai hal bersama keluarga dan tim.

Saya sendiri awalnya ingin memperpanjang urusan. Tapi Aqia tidak mau. Ubay (manajer fiersa) juga memberi pertimbangan logis,” tuturnya. Pertimbangan itu akhirnya membuat Fiersa memilih jalan lain.

Ia menilai proses hukum justru berpotensi menyita banyak waktu dan tenaga. Terlebih, kondisi pelaku dan situasi yang ada dinilai tidak menguntungkan pihak korban secara materi.

Sebagai bentuk tanggung jawab, pengemudi tetap menerima sanksi hukum. Hal itu dianggap sudah cukup memberi efek jera bagi pelaku.

Bapak penabrak sudah dapat sanksi tilang, dan harus sidang akhir Januari ini. Bagi Aqia itu sudah cukup,” jelas Fiersa. Ia menghormati keputusan sang istri dalam menyikapi kejadian tersebut.

Meski laporan dicabut, Fiersa menegaskan hal itu tidak serta-merta berarti memaafkan. Ia menekankan bahwa setiap orang memiliki proses batin masing-masing. “Meskipun tentu seperti saya bilang sebelumnya, pencabutan laporan bukan berarti memaafkan. Karena itu perihal keikhlasan, bukan paksaan,” pungkasnya. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
MBG Tembus 55 Juta Penerima, Presiden Prabowo Bandingkan dengan Brasil
• 21 jam lalutvrinews.com
thumb
Warga Serang Tolak Sampah Kiriman dari Tangsel: Air Lindi Bercucuran di Jalan
• 17 jam laludetik.com
thumb
Free Float Naik 15,91%, Saham PANI Berpeluang Masuk MSCI?
• 10 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Presiden Prabowo: Indonesia Capai Rekor Cadangan Beras 3 Juta Ton
• 19 jam lalutvrinews.com
thumb
BRI Kembali Raih Resertifikasi ISO 29119, Kukuhkan Posisi sebagai Bank Pertama di Indonesia Bersertifikasi TMMi Level 3
• 1 jam lalufajar.co.id
Berhasil disimpan.