Status Awas Bertahan, Gunung Lewotobi Laki-laki Rekam 121 Kegempaan dalam Sehari

metrotvnews.com
1 hari lalu
Cover Berita

Flores Timur: Status tingkat aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih bertahan pada Level IV (Awas) sejak ditingkatkan pada Rabu, 24 Desember 2025. Tingginya aktivitas kegempaan menjadi dasar pertimbangan untuk tetap mempertahankan status siaga tertinggi ini.

Melansir laporan khusus perkembangan aktivitas per Minggu, 4 Januari 2026, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat frekuensi kegempaan yang signifikan. Dalam periode tanggal 3-4 Januari 2026 hingga pukul 12.00 Wita, tercatat 39 kali tremor non harmonik, 1 kali tremor harmonik, 5 kali gempa low frequency, 65 kali gempa vulkanik dalam, 2 kali gempa tektonik lokal, dan 9 kali gempa tektonik jauh.

"Data seismik setinggi ini mengindikasikan tekanan dan pergerakan magma di dalam tubuh gunung. Kondisi ini dapat mengarah pada pelepasan energi secara tiba-tiba dalam bentuk erupsi jika tekanan terus meningkat. Meski demikian, Pos Pengamatan Gunung Api Lewotobi Laki-laki mengamati bahwa jumlah gempa vulkanik dalam, meski masih tinggi, menunjukkan tren penurunan secara perlahan," kata Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB Abdul Muhari, Senin, 5 Januari 2025.
 

Baca Juga :

Gunung Ibu Erupsi Luncurkan Kolom Abu Vulkanik Setinggi 600 Meter


Selain potensi erupsi, ancaman lain yang perlu diwaspadai adalah aliran lahar. Terutama selama puncak musim hujan, material vulkanik yang telah terpapar di lereng gunung dapat terbawa oleh air hujan dan mengalir deras melalui daerah aliran sungai.

Berdasarkan evaluasi tersebut, PVMBG kembali mengeluarkan imbauan ketat. Masyarakat dan wisatawan dilarang melakukan aktivitas dalam radius 6 kilometer dari pusat erupsi. Untuk sektor barat laut hingga timur laut, radius bahaya diperluas menjadi 7 kilometer.


Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, pada Jumat dini hari, 17 Oktober 2025. (Magma Indonesia)

Masyarakat di sekitar wilayah rawan bencana, terutama yang bermukim di dekat daerah aliran sungai yang berhulu di puncak gunung, diminta meningkatkan kewaspadaan. Beberapa daerah yang disebutkan rawan banjir lahar antara lain Nawakote, Boru, Padang Pasir, Klatanlo Dulipali, Nobo, Hokeng Jaya, hingga Nurabelen.

Pihak berwenang meminta warga tetap tenang, namun selalu siaga, serta mengikuti arahan dan informasi resmi dari pemerintah daerah setempat dan pos pengamatan gunung api. Status Awas akan terus dievaluasi berdasarkan perkembangan data pemantauan yang diperoleh setiap hari.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Puncak Kunjungan Bandung Zoo Diprediksi Sabtu Depan
• 23 jam lalutvrinews.com
thumb
Trump Disebut Sudah Rencanakan Serang Venezuela Sebulan Lalu, Kasih Kode ke CEO Perusahaan Minyak AS
• 5 jam laluviva.co.id
thumb
Inggris dan Prancis Sepakat Kirim Pasukan ke Ukraina Jika Damai Tercapai
• 6 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Pemerintah Pastikan Aset Indonesia di Venezuela Aman Pascaserangan Militer AS dan Penangkapan Maduro
• 12 jam lalupantau.com
thumb
Habiburokhman: Jika KUHP Diterapkan Utuh, Maka Tidak Ada Pemidanaan Sewenang-wenang
• 21 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.