Gencatan Senjata Rapuh, Warga Gaza Selatan Hidup dalam Ketakutan

genpi.co
1 hari lalu
Cover Berita

GenPI.co - Ketika anak-anaknya yang diliputi ketakutan bertanya ke mana keluarga mereka bisa pergi untuk menghindari pemboman Israel yang terus berlangsung di Khan Yunis, Gaza selatan, Umm Ahmed tidak mampu memberikan jawaban apa pun.

Dilansir AFP, Minggu (4/1), ketidakpastian dan rasa takut menjadi bagian dari keseharian mereka.

Di desa kecil tempat mereka tinggal, serangan pesawat tanpa awak dan tembakan artileri Israel kembali menghancurkan ketenangan yang sempat dirasakan warga.

Gencatan senjata yang sebagian besar bertahan sejak 10 Oktober kini terasa makin rapuh.

Warga setempat mengatakan serangan tersebut menyasar lingkungan di sebelah timur.

Militer Israel menyebut pasukannya ditempatkan di wilayah tersebut sesuai kerangka gencatan senjata.

Lebih dari dua tahun setelah serangan Hamas yang memicu perang besar, puluhan ribu warga Gaza masih hidup di tenda-tenda darurat atau rumah yang rusak parah di kawasan ini.

Wilayah tersebut tetap berada di bawah kendali militer Israel, lengkap dengan pos-pos pemeriksaan yang membatasi pergerakan warga.

Kini, kekhawatiran akan penggusuran kembali menghantui.

Banyak warga takut akan dipaksa meninggalkan rumah dan pindah ke wilayah di sebelah barat.

"Kami tidak bisa tidur di malam hari karena ketakutan. Pengeboman di timur tidak pernah berhenti. Anak-anak saya gemetar setiap kali mendengar ledakan," ujar Umm Ahmed, wanita berusia 40 tahun itu.

Rumah Umm Ahmed di Bani Suheila telah hancur total akibat serangan, tetapi keluarganya memilih tetap bertahan dengan mendirikan tenda di samping puing-puing bangunan tersebut.

"Bertahan di dekat rumah kami yang hancur terasa lebih mudah daripada menghadapi sesuatu yang sama sekali tidak kami ketahui," katanya. (*)

Simak video menarik berikut:


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kenapa Baju Perempuan Jarang Punya Saku? Ini Sejarah di Baliknya
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Kementerian PU siapkan 50 alat berat normalisasi sungai di Sumbar
• 48 menit laluantaranews.com
thumb
Pemerintah Pastikan Aset Indonesia di Venezuela Aman Pascaserangan Militer AS dan Penangkapan Maduro
• 12 jam lalupantau.com
thumb
Perang Lawan Hoax SBY: Demokrat Polisikan 4 Akun YouTube dan TikTok, Ini Daftarnya
• 16 jam lalusuara.com
thumb
Dasco: KUHP dan KUHAP Baru Sudah Penuhi Syarat Pembentukan UU
• 16 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.