JAKARTA, DISWAY.ID – Banjir kembali melanda wilayah Tanah Air, kali ini banjir Banjarbaru Kalsel merendam rumah warga.
Dari video yang diposting di media sosial terlihat rumah di Desa Kelampayan tinggal atap saja yang terlihat.
Akibat banjir yang merendam sebagain besar wilayah Desa Kelampayan atau Kalampayan di Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan ini membuat warga harus tidur di atas perahun.
Sedangkan sebagian warga lainnya dievakuasi ke lokasi pengungsian dan sebagian lainnya menyelamatkan diri ke lantai 2 rumah mereka.
BACA JUGA:Pascabanjir Aceh Tamiang, Polri Gotong Royong Bersihkan SD Negeri 1 Karang Baru
BACA JUGA:Sebanyak 2.487 Jiwa Terdampak Banjir di Banten, BNPB Lakukan Evakuasi
Pihak Badan Penggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar menyampaikan jika terdapat 8 kecamatan dan 116 desa terdampak banjir akibat hujan deras sejak Senin 5 Januari 2026 dini hari.
Adapun 116 desa tersebut terdiri dari 22.991 rumah terdampak, 11.357 rumah terendam banjir dengan 41.196 KK terdampak dan. 116.027 jiwa terdampak banjir.
Dalam membatu warga yang terdampak, pihak Lurah Landasan Ulin Tengah, Kecamatan Liang Anggang mendirikan tenda darurat.
BACA JUGA:Banjir Mobil China di 2026, Harga Mobil Bekas Diprediksi Anjlok
BACA JUGA:8 Wilayah di Jakut Terancam Banjir Rob hingga 7 Januari, Dinas SDA Bangun Tanggul Darurat
Menanggapi hal ini pihak BPBD Kota Banjarbaru langsung turun tangan dan mengganti tenda tersbeut dengan tanda darurat yang lebih layak.
Salah satu warga di desa Lok Buntar, Banjar menyampaikan bahwa dirinya telah tider diperahu selam 4 hari sejak banjir melanda wilayahnya.
Waraga yang bernama Ahmad Bakrie tersebut menyempaikan meskipun wilayahnya tiap tahun mengalami banjir, namun baru kali ini dengan kondisi air yang paling tinggi.
Sedangkan di wilayah Kabupaten Tanah Laut, Desa Padang Luas, Kecamatan Kurau mengalami banjir yang cukup parah.
- 1
- 2
- »


:quality(80):format(jpeg)/posts/2026-01/07/featured-48f0b248c4212bf827ec752d8f095662_1767745942-b.jpg)