PELATIH Manchester United Ruben Amorim resmi dipecat. Setelah silih berganti pelatih, bayang-bayang Sir Alex Ferguson tampaknya masih menyelimuti Old Trafford. Sejak sang legenda pensiun pada 2013 dengan torehan 37 trofi, Manchester United (MU) seolah kehilangan kompas.
Sebanyak sepuluh nakhoda telah silih berganti mencoba mengembalikan kejayaan Setan Merah, namun trofi Liga Primer yang dinanti tetap menjadi angan yang sulit digapai.
Era kegelapan dimulai saat David Moyes (2013-2014) gagal memikul beban warisan Ferguson. Alih-alih juara, MU justru terlempar ke peringkat ketujuh.
Baca juga : Ruben Amorim Dipecat, Pengganti Interim Darren Fletcher Pelatih Manchester United U-18
Estafet kemudian sempat beralih singkat ke tangan Ryan Giggs sebagai interim sebelum Louis van Gaal datang membawa gelar Piala FA 2016.
Namun, gaya main yang kaku membuat pria Belanda itu didepak hanya dua hari setelah mengangkat trofi.
Harapan sempat membubung saat Jose Mourinho (2016-2018) mendarat. The Special One sukses menghadirkan tiga gelar, termasuk Liga Europa 2017.
Baca juga : Sinar Terang di Old Trafford: Kilau Prestasi Darren Fletcher Poles MU U-18
Namun, pola klasik Mourinho, konflik internal dan penurunan performa di musim ketiga, memaksanya angkat kaki.
Penggantinya, Ole Gunnar Solskjaer, mengandalkan romantisme sejarah klub tanpa satu pun trofi hingga 2021.
Eksperimen manajemen berlanjut dengan menunjuk Ralf Rangnick sebagai interim, yang kemudian diteruskan oleh Erik ten Hag.
Meski sempat menghapus dahaga gelar lewat Piala Liga dan Piala FA, Ten Hag akhirnya dipecat pada Oktober 2024 setelah performa tim menukik tajam.
Jabatan pelatih kepala kemudian sempat diisi singkat oleh Ruud van Nistelrooy selama dua pekan sebelum kedatangan Ruben Amorim.
Ruben Amorim semula digadang-gadang sebagai "The Next Special One". Namun, kebersamaan itu hanya bertahan 14 bulan.
Hubungan Amorim dengan dewan direksi retak seketika usai hasil imbang 1-1 kontra Leeds United, Minggu (4/1).
Pernyataan kontroversial Amorim yang mengisyaratkan ketidakinginan menetap lama membuat manajemen mengambil langkah tegas dengan memecatnya pada Senin (5/1).
Kini, beban berat berada di pundak Darren Fletcher. Mantan gelandang pengumpul lima gelar Liga Inggris di era Ferguson itu naik pangkat dari pelatih U-18 menjadi manajer interim.
Fletcher dipaksa segera membenahi mental skuat yang terpuruk di peringkat keenam klasemen sebelum bertandang ke markas Burnley, Kamis (8/1). (H-4)



:strip_icc()/kly-media-production/medias/5464202/original/051549500_1767682586-sidang_korupsi_chromebook.jpeg)