Hangat: Berkunjung ke Pura Mangkunegaran Rasanya Seperti Kembali ke Rumah

kumparan.com
1 hari lalu
Cover Berita

Solo – Pura Mangkunegaran ialah sebuah Kadipaten di Solo yang menjadi simbol kebudayaan Jawa serta kediaman dari adipati beserta keluarga dengan trah Mangkunegaran. Pura Mangkunegaran dibangun sebagai pusat budaya – tata perilaku, seni, serta warisan leluhur yang tumbuh dari hari ke hari sangat terawat membersamai ritme kehidupan.

Pekarangan, Pendhapa Ageng, dan seluruh bangunan di dalam tembok panjang menjadi sebuah saksi dan perlindungan bagaimana eloknya budaya menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Di balik tembok dan dibalik dari pendopo, Pura Mangkunegaran ialah sebuah rumah, kediaman dari adipati beserta keluarga trah Mangkunegaran. Di balik bangunan budaya itu tersimpan jiwa dan raga yang hidup selayaknya manusia biasa yang memiliki keluarga, kehangatan, membentuk kepribadian dari tiap-tiap jiwa, serta tempat ternyamannya untuk berpulang dalam dekapan rumah – Semuanya hidup berdampingan, baik budaya dan jiwa yang hidup di dalamnya tumbuh bersama menjaga apa yang telah menjadi garis dan waris dari kehidupan.

Eloknya dari tarian yang dipertunjukkan untuk khalayak mengundang rasa nyamannya tersendiri, “datangnya saya ke Pura Mangkunegaran ini tak hanya sekedar ingin tahu tentang budaya yang di dalamnya, tapi juga mencari sebuah kenyamanan. Pura Mangkunegaran ini memiliki suasana yang nyaman dan aman, layaknya rumah, selalu menarik saya untuk kembali ke sana”. Ucap Krisnawan.

Pura Mangkunegaran sangat memperhatikan tiap-tiap hal kecil untuk siapapun yang datang ke dalamnya, mulai dari segelas minuman sebelum memulai perjalanan mengelilingi Pura Mangkunegaran, pramuwisata yang sangat interaktif dan ramah menjadi sebuah kenyamanan saat bercakap sepanjang perjalanan, juga Sentana Dalem Mangkunegaran atau keluarga dari trah Mangkunegaran seringkali tampak di area yang ramai dengan wisatawan semuanya melebur bersama siapapun tanpa terkecuali.

“Menurut saya, banyak pengunjung merasa “seperti pulang” di Pura Mangkunegaran karena suasananya yang hangat dan menenangkan. Lingkungan yang teduh, bangunan yang penuh nilai budaya, serta cara kami menyambut pengunjung dengan ramah membuat mereka merasa dekat dan dihargai. Interaksi yang akrab dan penjelasan yang membumi juga membuat pengunjung mudah terhubung secara emosional. Karena itulah banyak dari mereka ingin kembali lagi”. Ucap Elisa yakni pramuwisata dari Mangkunegaran.

Dengan adanya perlakuan baik dari tiap-tiap insan yang terlibat di dalamnya, nilai-nilai budaya yang terawat elok, serta Sentana Dalem Mangkunegaran yang sering melebur membersamai semua orang yang masuk ke dalamnya sehingga dapat membuat siapapun yang berkunjung akan merasa dekat sehingga memiliki rasa ingin kembali lagi dan lagi.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Harga Emas Antam Naik hingga Rp2,549 Juta per Gram Hari Ini
• 18 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Pengusaha: Tingkat Hunian Hotel saat Libur Nataru 2026 Tak Sesuai Harapan
• 7 jam lalukatadata.co.id
thumb
Spanyol Tegaskan Kedaulatan Sumber Daya Alam Venezuela
• 2 jam lalurepublika.co.id
thumb
Cak Imin Soal Candaan Prabowo, Pastikan Tak Ada yang Perlu Diawasi
• 19 jam lalugenpi.co
thumb
Catatan Dahlan Iskan: Timtim Maduro
• 1 jam lalugenpi.co
Berhasil disimpan.