Garuda Spark Mulai Cetak Startup Lokal, Komdigi Bangun 10 Perusahaan Rintisan

katadata.co.id
1 hari lalu
Cover Berita

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menyampaikan program Garuda Spark di Bandung telah memasuki tiga bulan pelaksanaan. Saat ini kementerian mulai mengembangkan 10 startup lokal. 

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menjelaskan Garuda Spark dirancang sebagai jawaban atas kompleksitas tantangan industri startup saat ini.

“Di Bandung, Garuda Spark sudah berjalan tiga bulan. Sudah ada 10 startup yang dibantu, dikurasi, dan dilahirkan bersama oleh Kemkomdigi, Startup Bandung, Alkademi, dan mitra internasional seperti NUS Singapura,” ujar Meutya seperti dikutip Selasa (6/1). 

Program Garuda Spark dirancang sebagai ruang pembelajaran dan pengembangan bisnis digital yang terbuka bagi masyarakat. Kegiatan dalam program ini mencakup pelatihan, pendampingan, serta fasilitasi jejaring antara startup, komunitas, dan pemangku kepentingan terkait.

Meutya menyatakan pendekatan ekosistem menjadi salah satu fokus Garuda Spark, dengan mempertemukan startup, investor, komunitas, dan pemerintah dalam satu platform. Menurutnya, model ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan ekosistem digital di daerah lain.

Pemerintah menyatakan akan melanjutkan pelaksanaan Garuda Spark di berbagai wilayah sebagai bagian dari upaya mendorong pengembangan startup dan talenta digital nasional.

President of Alkademi Foundation Dyah R. Helmi menyatakan program tersebut memberikan akses pembelajaran bisnis digital bagi warga Bandung dan sekitarnya. Menurutnya, kegiatan Garuda Spark dapat diikuti secara terbuka oleh masyarakat yang berminat mengembangkan usaha berbasis teknologi.

“Program ini menyediakan akses pembelajaran bisnis digital dan ekosistem global yang dapat diikuti oleh masyarakat Bandung,” kata Helmi.

Dalam rangkaian kegiatan lain, Alkademi bersama mitra global mencatat pembuatan 15.749 aplikasi oleh siswa SMK di Jawa Barat. Capaian tersebut memperoleh pengakuan dari Guinness World Record.

Vice President of Startup Bandung Nur Islami Javad menyebut Garuda Spark menjadi wadah pertemuan antara pelaku startup yang telah berjalan dan generasi baru yang mulai merintis usaha. Ia menyebut komunitas Startup Bandung saat ini menaungi sekitar 150 startup.

“Tahun 2025 merupakan periode yang menantang bagi startup. Program ini menjadi salah satu ruang bagi proses regenerasi,” ujar Javad.

Ia menambahkan, kegiatan komunitas startup di Bandung sepanjang akhir 2025 diikuti sekitar 12.000 peserta secara daring. Sejumlah startup juga mulai menyusun sustainability report sebagai bagian dari strategi pengelolaan bisnis.





Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Komdigi: Grok AI Twitter Belum Punya Aturan soal Konten Pornografi
• 15 jam laluidntimes.com
thumb
Mentan: Swasembada RI tekan harga beras global 44 persen
• 2 jam laluantaranews.com
thumb
Wakapolri dan Kabareskrim Raih Penghargaan dari Prabowo Terkait Swasembada Pangan
• 9 jam laludetik.com
thumb
Ada Tradisi Kawalu, Baduy Dalam Ditutup dari Wisatawan Selama 3 Bulan
• 6 jam laludetik.com
thumb
Kronologi Fenomena Sinkhole Tiba-tiba Muncul di Sumbar
• 12 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.