Ribuan Pekerja SPBUN XII Aksi Damai Terkait Konflik Lahan JCE dan Blawan di Bondowoso

tvonenews.com
1 hari lalu
Cover Berita

Bondowoso, tvOnenews.com - Ribuan pekerja yang tergabung dalam Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara XII (SPBUN XII) menggelar aksi solidaritas damai di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Bondowoso, Selasa (6/1) pagi. Aksi ini merupakan bentuk keprihatinan karyawan atas konflik lahan berkepanjangan yang disertai perusakan masif aset negara milik PTPN I Regional 5 di wilayah Kebun Java Coffee Estate (JCE) dan Blawan, Kabupaten Bondowoso.

 

Konflik yang terjadi sejak September 2023 hingga akhir 2025 tersebut telah mengakibatkan penebangan ratusan ribu pohon kopi, perusakan tanaman penaung, serta penguasaan lahan secara ilegal. Kondisi ini berdampak langsung pada terhambatnya aktivitas operasional kebun serta menurunnya rasa aman para pekerja.

 

Eskalasi konflik memuncak pada tahun 2025 dengan terjadinya berbagai tindakan kekerasan, antara lain pembakaran dua rumah dinas yang berstatus cagar budaya Kabupaten Bondowoso, sejumlah kendaraan milik karyawan, serta perusakan bangunan kantor afdeling dan fasilitas sosial berupa posyandu.

 

Selain itu, penutupan akses jalan menuju Afdeling Kaligedang serta pendirian posko sakera sejak 13 November 2025 hingga saat ini dinilai semakin menghambat mobilitas karyawan, mengganggu kelancaran operasional, dan berdampak pada kehidupan sosial masyarakat sekitar kebun.

 

Ketua SPBUN NXII Bramantyo menyampaikan bahwa aksi solidaritas tersebut merupakan aspirasi murni para pekerja yang mengharapkan kehadiran negara dalam memberikan perlindungan hukum dan kepastian keamanan. Ia menegaskan bahwa konflik yang dibiarkan berlarut-larut tidak hanya merugikan perusahaan, tetapi juga berpotensi menimbulkan dampak sosial dan ekonomi yang lebih luas di Kabupaten Bondowoso.

 

“Kami ingin bekerja dengan tenang, aman, dan bermartabat. Aksi ini adalah seruan agar hukum ditegakkan secara adil dan tegas,” ujar Bramantyo.

 

Selain menyampaikan aspirasi, para pekerja juga menggelar aksi simpatik dengan membersihkan sampah di sekitar lokasi aksi, membagikan bunga kepada para pengguna jalan, serta menyediakan barcode berisi tautan informasi dan pemberitaan sebagai upaya edukasi publik. 

 

Dalam kesempatan tersebut, para peserta aksi juga berselawat bersama sebagai wujud doa dan ikhtiar spiritual agar konflik dapat diselesaikan secara damai dan berkeadilan. Langkah tersebut dilakukan untuk menegaskan bahwa aspirasi disampaikan secara damai, santun, dan bertanggung jawab.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Hasil Piala Afrika: Aljazair Lolos Dramatis, Pantai Gading Pesta Gol ke 8 Besar
• 17 jam laluharianfajar
thumb
Pertamina dan Pindad Lahirkan Inovasi Teknologi Inspeksi Pipa Migas Ultrasonik
• 4 jam laluidxchannel.com
thumb
Lenovo Siap Bantu Indonesia Wujudkan Kedaulatan Data dan AI
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Marcos Santos ungkap alasan Arema FC pinjamkan Muhammad Rafli
• 20 jam laluantaranews.com
thumb
Bandara Kertajati Makan Anggaran Rp100 Miliar saat APBD Jawa Barat 2026 Tertekan
• 11 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.