BEKASI, KOMPAS.com – Ruas Jalan Cikunir Raya, Kelurahan Jaka Mulya, Kecamatan Bekasi Selatan, Bekasi, ambles sejak Rabu (23/12/2025).
Ambles diduga terjadi setelah sebuah mobil boks melintas di lokasi pada pagi hari.
“Waktu itu ada mobil boks besar lewat, ban belakangnya bikin jalan amblas. Untung mobilnya enggak terguling,” ujar Linda (41), warga depan lokasi, Selasa (6/1/2026).
Baca juga: Kecelakaan Beruntun di Tol Cikunir, 8 Kendaraan Ringsek
Lubang berukuran sekitar 3 x 4 meter itu menyebabkan banyak kecelakaan, terutama pengendara sepeda motor.
“Dari tanggal 23 itu sudah banyak kejadian. Banyak orang nabrak dan masuk ke lubang itu. Kalau dihitung, ada sekitar 10 motor,” kata Linda.
var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=jalan rusak, Ambles, kecelakaan motor, bekasi selatan, Jalan Cikunir Raya, lubang jalanan&post-url=aHR0cHM6Ly9tZWdhcG9saXRhbi5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8wNi8xNDE4NTQ0MS9qYWxhbi1jaWt1bmlyLXJheWEtYW1ibGVzLWJhbnlhay1wZW5nZW5kYXJhLXRlcnBlcm9zb2s=&q=Jalan Cikunir Raya Ambles, Banyak Pengendara Terperosok§ion=Megapolitan' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `Salah satu kecelakaan bahkan mengakibatkan seorang perempuan luka cukup serius hingga harus dilarikan ke klinik.
“Yang paling parah itu ibu-ibu. Ketindihan motor dan kena batu-batu di pinggir jalan. Langsung dibawa ke klinik terdekat,” tambahnya.
Linda mengaku khawatir karena kecelakaan kerap terjadi, terutama pada malam hari, saat penerangan minim.
Baca juga: Penyebab Truk Tangki LPG Kecelakaan di Tol Cikunir, Ban Selip
“Kalau malam saya enggak bisa tidur karena pasti ada saja yang jatuh. Ada yang keserempet mobil, ada yang langsung jatuh. Kemarin malam saja ada empat kejadian dalam satu malam,” ujar Linda.
Ia menambahkan, minimnya lampu jalan membuat banyak pengendara tidak sempat menghindari lubang.
“Lampu jalan pada mati semua. Orang pulang kerja capek, lelah, ngantuk. Jalan lurus, tiba-tiba ada lubang. Bengong sedikit saja langsung masuk ke lubang,” ungkapnya.
Meski lokasi telah dipasangi garis polisi, kecelakaan masih terus terjadi karena pembatas kerap rusak tertabrak kendaraan.
“Ada police line, tapi sering ketabrak motor atau kegeser mobil, jadi patah. Kami benerin lagi, lama-lama capek juga,” pungkas Linda.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang




