MerahPutih.com - Kabinet Merah Putih mulai menggelar retret kepemimpinan di kediaman pribadi Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1). Agenda utama dalam retret tersebut adalah evaluasi kinerja kementerian selama satu tahun terakhir.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa evaluasi akan dilakukan langsung oleh Presiden Prabowo, khususnya terhadap pelaksanaan program-program unggulan pemerintah.
“Termasuk mendengarkan laporan perkembangan selama satu tahun sejauh mana program-program tersebut berjalan,” ujar Prasetyo kepada wartawan di Hambalang, Selasa (6/1).
Baca juga:
Retret Kedua Kabinet Merah Putih Digelar Hari ini, Prabowo Beri Arahan Khusus hingga Evaluasi Kinerja Menteri
Prasetyo mengungkapkan, salah satu capaian penting yang akan dibahas dalam retret adalah program swasembada pangan. Menurutnya, pada tahun 2025 Indonesia untuk pertama kalinya tidak melakukan impor beras.
“Swasembada pangan ini adalah untuk pertama kalinya kita tidak mengimpor beras di tahun 2025. Dan kita berharap hal ini bisa dipertahankan di 2026. Bahkan, kita menginginkan terjadi peningkatan dari sisi swasembada pangan,” katanya.
Selain pangan, agenda retret juga akan membahas program swasembada energi. Prasetyo menyebutkan, target lifting energi telah tercapai pada 2025, namun pemerintah menilai perlu adanya percepatan untuk meningkatkan capaian tersebut.
“Kita merasa perlu melakukan percepatan-percepatan untuk meningkatkan lagi. Target dan tujuan kita jelas, kami ingin mewujudkan swasembada energi,” ujar Prasetyo.
Baca juga:
Presiden Gelar Retret Kedua, DPR: Momen Evaluasi Kinerja dan Penguatan Soliditas Kabinet
Ia menambahkan, apabila ditemukan kendala dalam pelaksanaan program unggulan pemerintah, hal tersebut akan langsung dibahas secara terbuka dalam forum retret awal tahun ini.
“Tentu itu akan dibicarakan di dalam retret hari ini,” pungkasnya. (Knu)




