PASAMAN, KOMPAS.TV - Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Vasko Ruseimy mendesak polisi mengusut tuntas kasus penganiayaan terhadap seorang nenek bernama Saudah (68) di Kabupaten Pasaman.
Vasco menyampaikan hal itu saat menemui Kapolda Sumbar Irjen Gatot Tri Suryanta usai Apel Gabungan ASN di lingkungan Pemprov Sumbar, Senin (5/1/2025).
"Saya minta tolong segera dieksekusi (para pelaku penganiayaan), Pak Kapolda," kata Vasko, seperti dikutip dari keterangan tertulis Pemerintah Provinsi Sumbar.
Baca Juga: Kronologi Nenek Saudah di Pasaman Korban Penganiayaan, Bikin Wagub Sumbar Angkat Bicara, Ada Apa?
Menurut Vasko, peristiwa penganiayaan terhadap perempuan lanjut usia itu tidak dapat ditoleransi. Ia bahkan menyebutnya sebagai tindakan kurang ajar.
Vasko pun menegaskan agar kasus dugaan penganiayaan itu tidak dibiarkan berlarut-larut. Ia mendesak polisi agar pelaku segera diproses hukum.
Sebelumnya, Kompas.TV memberitakan, seorang nenek bernama Saudah (68) menjadi korban dugaan penganiayaan di Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat (Sumbar).
Peristiwa itu terjadi di Nagari Padang Mantinggi, Kecamatan Rao, Kabupaten Pasaman, pada Kamis (1/1/2026) lalu.
Berdasarkan keterangan Saudah, insiden itu bermula saat dirinya mendatangi suatu lokasi bukan untuk melarang aktivitas penambangan yang diduga ilegal, melainkan meminta agar kegiatan dihentikan pada siang hari.
Baca Juga: Heboh Fenomena 'Sinkhole' di Kabupaten Lima Puluh Kota Sumbar, Polisi: Diameter Sekitar 10 Meter
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- penganiayaan nenek saudah
- penganiayaan
- wakil gubernur sumatera barat
- wagub sumbar
- pemprov sumbar



