Jakarta (ANTARA) - Vivo resmi meluncurkan dua ponsel 5G kelas terjangkau di pasar China, yakni Vivo Y50s 5G dan Vivo Y50e 5G dengan desain serta sebagian besar spesifikasi yang serupa.
Dilansir dari GSM Arena pada Selasa, Vivo Y50s 5G dan Y50e 5G ditenagai chipset MediaTek Dimensity 6300 dan dibekali layar LCD datar berukuran 6,74 inci dengan resolusi HD+, refresh rate 90Hz, serta tingkat kecerahan puncak hingga 1.000 nit.
Pada bagian belakang, kedua ponsel dibekali satu kamera utama 13 megapiksel yang dipadukan dengan sensor inframerah dan lampu kilat LED, serta dilengkapi fitur ring light di modul kamera. Di bagian depan terdapat kamera 5 megapiksel untuk swafoto dan panggilan video.
Vivo menyematkan baterai berkapasitas 6.000 mAh pada kedua perangkat tersebut. Perbedaannya, Vivo Y50s 5G mendukung pengisian cepat 44 watt, sementara Vivo Y50e 5G hanya mendukung pengisian daya hingga 15 watt.
Baca juga: Vivo S50 dan S50 Pro Mini akan diluncurkan pada 15 Desember 2025
Fitur lain yang disematkan meliputi sertifikasi ketahanan debu dan percikan air IP64, pemindai sidik jari di sisi bodi, dukungan dual SIM, jaringan 5G, Bluetooth 5.4, Wi-Fi, GPS, jack audio 3,5 mm, serta port USB Type-C.
Kedua ponsel itu menjalankan sistem operasi OriginOS 5 berbasis Android 15, dengan ketebalan bodi 8,19 mm dan bobot 204 gram.
Perbedaan lain terletak pada jenis penyimpanan internal. Vivo Y50s 5G menggunakan penyimpanan UFS 2.2, sedangkan Vivo Y50e 5G masih menggunakan eMMC 5.1.
Untuk harga, Vivo Y50s 5G dipasarkan mulai 1.799 yuan (Rp4,3 juta) untuk varian 6GB RAM dan 256GB penyimpanan, sementara varian 8GB/256GB dijual seharga 1.999 yuan (Rp4,7 juta) dan varian 12GB/256GB dibanderol 2.299 yuan (Rp5,5 juta).
Adapun Vivo Y50e 5G hanya tersedia dalam satu varian 6GB/128GB dengan harga 1.499 yuan (Rp3,5 juta). Kedua ponsel itu tersedia dalam pilihan warna Diamond, Platinum, dan Sky Blue.
Baca juga: Vivo Y500 Pro resmi debut dengan baterai 7.000 mAh dan kamera 200 MP
Baca juga: Samsung akan pertahankan harga Galaxy S26 di Amerika Serikat
Dilansir dari GSM Arena pada Selasa, Vivo Y50s 5G dan Y50e 5G ditenagai chipset MediaTek Dimensity 6300 dan dibekali layar LCD datar berukuran 6,74 inci dengan resolusi HD+, refresh rate 90Hz, serta tingkat kecerahan puncak hingga 1.000 nit.
Pada bagian belakang, kedua ponsel dibekali satu kamera utama 13 megapiksel yang dipadukan dengan sensor inframerah dan lampu kilat LED, serta dilengkapi fitur ring light di modul kamera. Di bagian depan terdapat kamera 5 megapiksel untuk swafoto dan panggilan video.
Vivo menyematkan baterai berkapasitas 6.000 mAh pada kedua perangkat tersebut. Perbedaannya, Vivo Y50s 5G mendukung pengisian cepat 44 watt, sementara Vivo Y50e 5G hanya mendukung pengisian daya hingga 15 watt.
Baca juga: Vivo S50 dan S50 Pro Mini akan diluncurkan pada 15 Desember 2025
Fitur lain yang disematkan meliputi sertifikasi ketahanan debu dan percikan air IP64, pemindai sidik jari di sisi bodi, dukungan dual SIM, jaringan 5G, Bluetooth 5.4, Wi-Fi, GPS, jack audio 3,5 mm, serta port USB Type-C.
Kedua ponsel itu menjalankan sistem operasi OriginOS 5 berbasis Android 15, dengan ketebalan bodi 8,19 mm dan bobot 204 gram.
Perbedaan lain terletak pada jenis penyimpanan internal. Vivo Y50s 5G menggunakan penyimpanan UFS 2.2, sedangkan Vivo Y50e 5G masih menggunakan eMMC 5.1.
Untuk harga, Vivo Y50s 5G dipasarkan mulai 1.799 yuan (Rp4,3 juta) untuk varian 6GB RAM dan 256GB penyimpanan, sementara varian 8GB/256GB dijual seharga 1.999 yuan (Rp4,7 juta) dan varian 12GB/256GB dibanderol 2.299 yuan (Rp5,5 juta).
Adapun Vivo Y50e 5G hanya tersedia dalam satu varian 6GB/128GB dengan harga 1.499 yuan (Rp3,5 juta). Kedua ponsel itu tersedia dalam pilihan warna Diamond, Platinum, dan Sky Blue.
Baca juga: Vivo Y500 Pro resmi debut dengan baterai 7.000 mAh dan kamera 200 MP
Baca juga: Samsung akan pertahankan harga Galaxy S26 di Amerika Serikat




