Bogor: Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan kebanggaannya atas capaian cadangan beras nasional yang kini menyentuh angka 3 juta ton. Jumlah tersebut diklaim sebagai stok tertinggi sepanjang sejarah Republik Indonesia, melampaui capaian swasembada pangan di era Presiden ke-2 RI Soeharto.
"Saya juga cukup merasa besar hati, bangga bahwa hari ini cadangan beras kita di gudang-gudang pemerintah Indonesia adalah yang tertinggi selama sejarah berdirinya Republik Indonesia, pernah di pemerintahan Presiden Soeharto," ujar Presiden Prabowo saat memimpin retreat Kabinet Merah Putih di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, dilansir Antara, Selasa, 6 Januari 2026.
Baca Juga :
Prabowo Bangga Target Swasembada Beras Tercapai Lebih CepatKepala Negara mencatat, rekor cadangan beras nasional tertinggi yang pernah dikelola negara sebelumnya hanya berada di angka 2 juta ton. Namun, di bawah kepemimpinannya, koordinasi antarunsur pemerintahan berhasil mendongkrak stok pangan hingga melampaui target awal.
"Hari ini cadangan beras kita di gudang pemerintah lebih dari 3 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah Republik Indonesia. Ini saya kira adalah akibat kerja keras semua unsur saudara-saudara," tegas Prabowo di hadapan jajaran menteri.
Di tengah kondisi geopolitik dunia yang tidak menentu, Prabowo menekankan bahwa kedaulatan pangan adalah kunci kemerdekaan bangsa. Ia menyoroti negara-negara eksportir beras seperti Thailand dan Kamboja yang kerap dilanda konflik, sehingga Indonesia tidak boleh terus-menerus bergantung pada impor.
Presiden Prabowo Subianto. Foto: Dok. BPMI Sekretariat Presiden.
"Kalau kita tidak swasembada beras, di tengah konflik di mana-mana, di tengah perang di mana-mana sumber impor beras kita tadinya adalah Thailand, Kamboja, dan Vietnam. Sekarang Thailand sama Kamboja perang," jelasnya.
Presiden menargetkan Kabinet Merah Putih untuk mencapai swasembada pangan total dalam waktu dekat. Program swasembada ini direncanakan tidak hanya terbatas pada beras, tetapi juga mencakup komoditas karbohidrat lain seperti jagung dan singkong, serta pemenuhan protein nasional.




