Usai Trump Ancam Gustavo Petro, Kolombia Tegaskan Siap Bekerja Sama dengan AS Berantas Narkoba

viva.co.id
1 hari lalu
Cover Berita

Bogota, VIVA – Pemerintah Kolombia menyatakan niatnya untuk terus berkoordinasi dengan Amerika Serikat dalam pemberantasan narkoba meski ada ketegangan dalam hubungan kedua presiden.

Dalam pernyataan bersama di platform X pada Senin (5/1), Menteri Dalam Negeri Armando Benedetti dan Menteri Kehakiman Andres Idarraga Franco mengatakan pemerintah Kolombia siap bekerja sama dengan AS dalam intelijen dan pemanfaatan teknologi untuk membongkar organisasi kriminal.

Baca Juga :
Venezuela Minta DK PBB Desak AS Bebaskan Maduro dan Ibu Negara
Apa Itu Doktrin Monroe yang Disinggung Donald Trump Usai Invasi Venezuela?

"Pemerintah Kolombia [...] telah memberi tahu pemerintah AS, termasuk badan intelijennya, bahwa kami akan terus berkoordinasi dan bekerja sama dalam pemberantasan perdagangan narkoba," kata Benedetti.

Presiden Kolombia Gustavo Petro
Photo :
  • cedirates

Ia menambahkan kerja sama tersebut mengandalkan intelijen dan teknologi AS untuk menghancurkan laboratorium, jaringan kriminal, serta kamp-kamp kejahatan.

Sementara itu, Franco menegaskan bahwa pemberantasan narkotika harus terus dilakukan secara bersama dengan memanfaatkan peluang kerja sama bilateral.

Ia mengatakan Kolombia akan memprioritaskan upaya penanggulangan ancaman tersebut, terutama di wilayah perbatasan Kolombia–Venezuela.

Pada 3 Januari, AS melancarkan serangan besar-besaran ke Venezuela yang berujung pada penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, serta membawa mereka ke New York.

Presiden AS Donald Trump mengatakan pasangan itu akan diadili atas dugaan keterlibatan dalam "narko-terorisme" dan dianggap menimbulkan ancaman, termasuk bagi AS.

Belakangan, Trump juga menuduh Presiden Kolombia Gustavo Petro memproduksi kokain dan tidak menutup kemungkinan militer AS melakukan operasi serupa ke Kolombia. (Ant)

Baca Juga :
PM Denmark Tegaskan NATO Bubar Jika AS Nekat Kuasai Greenland
Menkeu Purbaya Angkat Bicara soal Dampak Serangan AS ke Venezuela bagi Ekonomi RI
Setelah Venezuela, Trump Ingin ‘Caplok’ Greenland Apa yang Istimewa dari Wilayah Itu?

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Mayoritas Konstituen Golkar, Gerindra, & PKB Tolak Wacana Pilkada Melalui DPRD
• 10 jam lalujpnn.com
thumb
Hyundai Indonesia Punya Sosok Presiden Direktur Baru
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Pemprov DKI Bongkar Tiang Monorel Rasuna Said, Target Satu Tiang per Hari
• 16 jam lalumerahputih.com
thumb
Resmi! Persija Jakarta Lepas 3 Pemain Sekaligus Jelang Bursa Transfer Paruh Musim Super League, Siapa Saja?
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Kelakar Prabowo ke Menteri: Kalian Diangkat untuk Dihujat
• 17 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.