Rasuah Pengadaan Iklan, KPK Ulik Saat Ridwan Kamil Belanja Aset

metrotvnews.com
1 hari lalu
Cover Berita

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mengulik kepemilikan aset eks Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK). Waktu pembelian barang dikaitkan dengan tempus dugaan rasuah pengadaan iklan.

"Kami mendalami terkait dengan penghasilan resmi sebagai gubernur, kemudian apakah ada penghasilan-penghasilan lain yang diterima oleh Pak RK pada saat tempus perkara itu," kata juru bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa, 6 Januari 2026.
 

Baca Juga :

KPK: Masa Cegah Yaqut di Kasus Kuota Haji Habis Dua Bulan Lagi

Budi menjelaskan, ada sejumlah aset RK tidak dicatatkan LHKPN. Status kepemilikannya kini didalami oleh penyidik.

"Apakah aset-aset yang diduga merupakan milik Pak RK, apakah yang misalnya atas nama Pak RK sendiri atau diatasnamakan oleh pihak lain, seperti salah satu kendaraan yang disita pada saat penggeledahan, itu juga diduga terkait," ujar Budi.

Budi menegaskan penelusuran aset tidak sembarangan dilakukan. Penyidik cuma membidik barang yang berkaitan dengan kasus yang diusut.

"Yaitu aset-aset yang diduga terkait dengan Pak RK dan diduga juga terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi pada pengadaan iklan," tegas Budi.

Dalam kasus ini, KPK memanggil RK pada Selasa, 2 November 2025. RK membantah terlibat kasus dugaan korupsi pengadaan iklan. Dia membantah menerima aliran dana terkait perkara tersebut.

"Kalau ditanya saya mengetahui, saya tidak tahu. Apalagi terlebat, menikmati hasilnya dan sebagainya," kata RK di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa, 2 November 2025.


Gedung KPK. Foto: Metrotvnews.com/Candra Yuri Nuralam.

RK mengamini jabatan gubernur di Jawa Barat memiliki tupoksi penting dalam badan usaha milik daerah (BUMD). Namun, tugas itu hanya diketahui jika dilaporkan oleh direksi.

"Gubernur hanya mengetahui aksi korporasi ini kalau dilaporkan, satu, oleh direksi, dua, oleh komisaris selaku pengawas, tiga, oleh kepala biro BUMD," ujar RK.

Tiga pihak itu disebut tidak melapor kepada RK. Sehingga, dia mengeklaim tidak terlibat kasus rasuah pengadaan iklan di bank daerah, yang tengah diusut KPK.

KPK akan mengecek aliran uang kasus korupsi terkait Ridwan Kamil. Khususnya, kepada pesohor Aura Kasih.

“Informasi-informasi dari masyarakat seperti ini tentu menjadi pengayaan bagi penyidik, dan ini penting. Nanti kami akan cek validitas dari informasi tersebut,” ujar juru bicara KPK Budi Prasetyo, dikutip Jumat, 26 Desember 2025.

Menurut Budi, salah satu cara mengecek kebenaran informasi itu adalah dengan memanggil pihak-pihak yang mengetahui hal tersebut.

“Kami akan cek, dan tentunya nanti bisa dilakukan konfirmasi kepada pihak-pihak yang bisa menjelaskan terkait dengan informasi tersebut,” kata Budi.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
5 Rekomendasi Drakor Hukum Rating Tinggi yang Wajib Masuk Watchlist, Ada Vincenzo hingga Extraordinary Attorney Woo
• 9 jam lalugrid.id
thumb
Menteri P2MI Prioritaskan Kuota 500 Ribu PMI untuk Korban Bencana Sumatera
• 12 jam laludetik.com
thumb
Lenovo Pamer ThinkPad Rollable XD & Legion Pro Rollable Layar Melar di CES 2026
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Soal Tiang Monorel Mangkrak: Ganggu Pemandangan-Picu Kecelakaan
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Ranking BWF 2026, Ini Peringkat Dunia Pemain Bulu Tangkis Indonesia
• 8 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.