Bentuk Satgas Penindakan Premanisme, Walikota Eri Minta Warga Tak Takut Melapor

tvrinews.com
1 hari lalu
Cover Berita

Penulis: Masrul Fajrin

TVRINews, Surabaya

Pemerintah Kota Surabaya menggelar apel pembentukan satuan tugas (Satgas) penindakan premanisme dan mafia tanah di Balai Kota. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta warga untuk tidak takut melapor serta mengajak seluruh elemen masyarakat bergerak bersama mengatasi permasalahan premanisme dan mafia tanah di Kota Pahlawan.

Apel ini turut diikuti oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Surabaya, mulai dari unsur TNI, Polri, Kejaksaan, hingga Pengadilan Negeri (PN).

Wali Kota Eri menegaskan bahwa dirinya tidak ingin ada oknum yang bertindak main hakim sendiri ketika terjadi permasalahan sengketa tanah. Ia menekankan bahwa penyelesaian persoalan tanah harus dilakukan secara musyawarah dan sesuai dengan alur ketentuan hukum yang berlaku.

“Saya mengimbau kepada masyarakat untuk tidak segan melapor ke satgas penindakan premanisme dan mafia tanah. Kita sudah memiliki satgas soal mafia tanah dan premanisme, saya berharap tidak ada lagi permasalahan sengketa tanah yang sampai merugikan pihak tertentu ke depannya,” tegas Eri Cahyadi, Selasa, 6 Januari 2026.

Eri Cahyadi juga menyoroti adanya oknum yang kerap menggunakan pihak lain untuk melakukan intimidasi dalam kasus sengketa lahan. Ia berharap kehadiran satgas ini mampu memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.

“Adanya satgas penindakan premanisme dan mafia tanah ini bisa menindaklanjuti permasalahan sengketa tanah melalui jalur hukum yang adil, masyarakat harus berani melapor, karena negara kita adalah negara hukum, janganlah kita menggunakan hukum ini dengan cara pandang kita sendiri,” ujar Eri dalam arahannya.

Mantan ASN Pemkot Surabaya ini mengingatkan bahwa peran satgas dalam menciptakan rasa aman dan nyaman tidak dapat berjalan maksimal tanpa dukungan warga. Ia menekankan bahwa keamanan kota merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan peran aktif dari seluruh lapisan masyarakat.

Penyelesaian sengketa harus tetap melibatkan negara dan melalui koridor hukum yang berlaku. Eri pun mengapresiasi komitmen Forkopimda, TNI, Polri, serta seluruh anggota satgas yang telah bersinergi menjaga ketentraman dan kondusivitas Kota Surabaya.

Editor: Redaktur TVRINews


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Polisi Tangkap Jurnalis di Morowali, Tegaskan Bukan Terkait Profesi Pers
• 16 jam lalumerahputih.com
thumb
Polda Lampung Ungkap Penyelewengan 8 Ton Pupuk Subsidi
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Dolar Menguat Tipis, Dampak Invasi ke Venezuela Cepat Mereda
• 20 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Pesan Prabowo ke Menteri: Tinggalkan Ego Sektoral, Kerja Cepat dan Cerdas
• 19 jam laluviva.co.id
thumb
Usai Venezuela, AS Buka Opsi Operasi Militer Buat Ambil Alih Greenland
• 10 jam laluidntimes.com
Berhasil disimpan.