Soal Konflik Venezuela dan Amerika Serikat, Mensesneg Bilang Begini

tvonenews.com
1 hari lalu
Cover Berita

Hambalang, tvOnenews.com - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, menegaskan isu gejolak politik di Venezuela yang berkonflik dengan Amerika Serikat tidak menjadi pembahasan khusus dalam retret Kabinet Merah Putih yang digelar di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026).

Pemerintah, kata dia, memilih tetap fokus pada agenda domestik.

Hal itu disampaikan Prasetyo saat ditanya wartawan mengenai apakah Presiden Prabowo Subianto menyinggung situasi Venezuela dalam pengarahan retret tertutup kepada jajaran kabinet.

“Beliau hanya memberikan gambaran saja secara umum saja,” kata Prasetyo di Hambalang.

Saat ditanya lebih lanjut mengenai sikap resmi Indonesia terhadap dinamika politik di Venezuela, Prasetyo menegaskan posisi pemerintah telah disampaikan oleh Menteri Luar Negeri.

“Kan sudah disampaikan juga oleh Pak Menlu,” ujarnya.

Prasetyo menambahkan, pemerintah Indonesia memilih untuk tidak mencampuri urusan dalam negeri negara lain dan lebih berkonsentrasi pada agenda internal nasional.

“Kita lebih baik konsentrasi di dalam (negeri) gitu. Sudah disampaikan oleh Pak Menlu bahwa itu menjadi ininya masing-masing negara lah gitu,” ucapnya.

Sebelumnya, pemerintah Indonesia secara resmi menyampaikan keprihatinan mendalam atas penangkapan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, yang diduga melibatkan operasi militer Amerika Serikat di Caracas.

Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, menilai tindakan tersebut berpotensi mengganggu stabilitas kawasan dan merusak tatanan hubungan internasional.

“Indonesia menyampaikan keprihatinan mendalam atas setiap tindakan yang melibatkan ancaman kekuatan, yang berisiko menciptakan preseden berbahaya dalam hubungan internasional. Tindakan tersebut dapat mengganggu stabilitas dan perdamaian kawasan, serta melemahkan prinsip kedaulatan dan diplomasi,” ujar Menlu RI Sugiono, seperti dikutip dari akun Instagram Kementerian Luar Negeri RI, Minggu (4/1/2026).

Sugiono juga menegaskan pentingnya penghormatan terhadap hak dan kedaulatan rakyat Venezuela dalam menentukan masa depan bangsanya tanpa intervensi pihak luar.

Pernyataan Prasetyo menegaskan kembali sikap Indonesia yang konsisten mendorong penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi, sekaligus menempatkan stabilitas dan agenda nasional sebagai prioritas utama pemerintah. (agr/iwh)
 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Richard Lee Diperiksa Sebagai Tersangka Soal UU Kesehatan dan Perlindungan Konsumen
• 20 jam laludisway.id
thumb
Ayah Korban Pembunuhan di Cilegon Desak Hukuman Maksimal Bagi Pelaku
• 15 jam lalueranasional.com
thumb
Yai Mim Jadi Tersangka Kasus Pornografi, Sahara Buka Opsi Damai
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Video: Fakta Lengkap Retret Kabinet Prabowo Jilid Dua
• 15 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Petani Karawang Apresiasi Kunjungan Prabowo: Jadi Motivasi Tambah Produksi
• 12 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.