KOMPAS.TV – Sebanyak 305 dari 923 unit hunian sementara (huntara) untuk korban bencana di Sumatera Barat (Sumbar) sedang dalam proses pengerjaan.
Jumlah tersebut disampaikan oleh Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari dalam konferensi pers, Selasa (6/1/2026).
“Sumatera Barat ini untuk Huntara, dari 923 unit yang diusulkan, 305 sedang dalam proses pengerjaan,” tuturnya, seperti dikutip dari Breaking News Kompas TV.
Baca Juga: Danantara–BUMN Bangun Huntara di Aceh Tamiang, PLN Sambungkan Listrik untuk Semua Rumah dan Fasum
“Kemudian DTH (dana tunggu hunian), dari 2.185 KK yang diusulkan untuk penerima DTH ini, 1.382 rekening sudah disiapkan oleh bank Himbara dan yang sudah tersalur dipegang oleh penerima manfaat itu 478 rekening,” tambahnya
Artinya, kata Muhari, hingga kini penyaluran DTH tersebut sudah sekitar 30 hingga 35% dari rekening yang sudah disiapkan oleh bank-bank Himbara.
Muhari juga menuturkan, ada 117 unit huntara yang rencananya selesai pada 2 Januari 2026 lalu, namun mundur dari perkiraan karena faktor cuaca.
“Meskipun Satgas TNI ini bekerja siang malam, tetapi kendala kita yang memang sedikit menunda proses penyelesaian itu adalah cuaca,” jelasnya.
“Ada satu titik di Agam yang seharusnya kita bisa selesaikan di tanggal 2 Januari 117 unit, ini juga terpaksa agak terpending 4 hari ke depan karena faktor cuaca kemudian membuat daerah akses masuk ke daerah tersebut cukup sulit untuk dilewati.”
Dalam kesempatan itu, Muhari juga menuturkan, jumlah pengungsi terus menurun dengan puncak pada 8 Desember 2025 lalu. Selain itu, jumlah korban hilang juga terus berkurang.
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- badan nasional penanggulangan bencana
- bnpb
- sumatera barat
- hunian sementara korban banjir
- huntara sumatera barat




/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2026%2F01%2F05%2Fc9bd3025-a61d-4aeb-8816-534169f3dd9c_jpg.jpg)