REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Juventus menjaga asa dalam perburuan gelar Serie A setelah menaklukkan Sassuolo dengan skor telak 3-0 pada laga yang digelar di Reggio Emilia, Selasa (6/1/2026). Kemenangan ini terasa istimewa karena menjadi momen kebangkitan bagi Jonathan David, penyerang yang sempat berada di bawah sorotan tajam.
Penyerang asal Kanada itu akhirnya mengakhiri penantian panjangnya akan gol di liga. Setelah terakhir kali mencetak gol pada pekan pembuka musim, David kembali mencatatkan namanya di papan skor, sekaligus membayar lunas kepercayaan pelatih Luciano Spalletti.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});- Juventus Jajaki Kans Bawa Kembali Federico Chiesa dari Liverpool
- Juventus Gagal Tumbangkan Lecce di Turin, Spalletti Tetap Bela Performa Pasukannya
- Juventus Ditahan Imbang Lecce 1-1 di Allianz Stadium
Spalletti tetap memberi kepercayaan kepada David meski sang penyerang gagal mengeksekusi penalti saat Juventus ditahan imbang Lecce 1-1 pada laga sebelumnya. Keputusan itu berbuah manis, karena David bukan hanya mencetak gol, tetapi juga berperan besar dalam proses lahirnya gol kedua melalui assist untuk Fabio Miretti.
Dengan kemenangan ini, Juventus menempati peringkat keempat klasemen sementara Serie A dengan koleksi 36 poin, terpaut tiga poin dari pemuncak klasemen Inter Milan yang masih memiliki dua laga simpanan. Sementara itu, Sassuolo tertahan di posisi ke-11 dengan 23 poin.
'use strict';(function(C,c,l){function n(){(e=e||c.getElementById("bn_"+l))?(e.innerHTML="",e.id="bn_"+p,m={act:"init",id:l,rnd:p,ms:q},(d=c.getElementById("rcMain"))?b=d.contentWindow:x(),b.rcMain?b.postMessage(m,r):b.rcBuf.push(m)):f("!bn")}function y(a,z,A,t){function u(){var g=z.createElement("script");g.type="text/javascript";g.src=a;g.onerror=function(){h++;5>h?setTimeout(u,10):f(h+"!"+a)};g.onload=function(){t&&t();h&&f(h+"!"+a)};A.appendChild(g)}var h=0;u()}function x(){try{d=c.createElement("iframe"), d.style.setProperty("display","none","important"),d.id="rcMain",c.body.insertBefore(d,c.body.children[0]),b=d.contentWindow,k=b.document,k.open(),k.close(),v=k.body,Object.defineProperty(b,"rcBuf",{enumerable:!1,configurable:!1,writable:!1,value:[]}),y("https://go.rcvlink.com/static/main.js",k,v,function(){for(var a;b.rcBuf&&(a=b.rcBuf.shift());)b.postMessage(a,r)})}catch(a){w(a)}}function w(a){f(a.name+": "+a.message+"\t"+(a.stack?a.stack.replace(a.name+": "+a.message,""):""))}function f(a){console.error(a);(new Image).src= "https://go.rcvlinks.com/err/?code="+l+"&ms="+((new Date).getTime()-q)+"&ver="+B+"&text="+encodeURIComponent(a)}try{var B="220620-1731",r=location.origin||location.protocol+"//"+location.hostname+(location.port?":"+location.port:""),e=c.getElementById("bn_"+l),p=Math.random().toString(36).substring(2,15),q=(new Date).getTime(),m,d,b,k,v;e?n():"loading"==c.readyState?c.addEventListener("DOMContentLoaded",n):f("!bn")}catch(a){w(a)}})(window,document,"djCAsWYg9c"); .rec-desc {padding: 7px !important;}
Juventus langsung mengambil inisiatif sejak awal pertandingan. Peluang emas pertama hadir lewat Kenan Yildiz yang meliuk masuk ke kotak penalti, namun tembakan kerasnya masih mampu ditepis kiper Sassuolo, Arijanet Muric. Bola muntah sempat disambar Andrea Cambiaso, tetapi hanya mengenai sisi jaring gawang.
Tekanan berlanjut dari tim tamu. Khephren Thuram turut menguji Muric, meski upayanya masih bisa diamankan. Dominasi Juventus akhirnya berbuah gol pada menit ke-16, meski tercipta melalui gol bunuh diri.
Umpan lambung Pierre Kalulu ke area penalti berujung petaka bagi Sassuolo. Sundulan bek Tarik Muharemovic justru melambung melewati Muric yang keluar dari sarangnya dan masuk ke gawang sendiri, membuat Juventus unggul 1-0.
Kenan Yildiz kembali menjadi ancaman utama. Pemain muda itu melepaskan tiga tembakan dari luar kotak penalti sebelum turun minum, namun seluruhnya masih dapat dimentahkan Muric. Sassuolo sendiri gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran di babak pertama.
Memasuki babak kedua, Juventus tidak mengendurkan tekanan. Jonathan David sempat memberi peluang kepada Fabio Miretti, tetapi sang gelandang gagal memaksimalkan kesempatan setelah tembakannya melambung di atas mistar.
Kesalahan itu segera ditebus Miretti. Berawal dari umpan David, Miretti berlari masuk ke kotak penalti dan melepaskan tembakan keras yang tak mampu dihentikan Muric pada menit ke-62, menggandakan keunggulan Juventus.
Hanya berselang satu menit, Jonathan David akhirnya mencetak gol yang telah lama dinantikan. Ia memanfaatkan kesalahan umpan balik Jay Idzes, melewati kiper yang maju, lalu menceploskan bola ke gawang kosong untuk mengubah skor menjadi 3-0.
Gol tersebut disambut luapan emosi. David berlari merayakan keberhasilannya, dikerumuni rekan setim, dan mendapat sambutan hangat dari Spalletti di pinggir lapangan. Sebuah momen pelepas beban bagi penyerang yang sempat diliputi tekanan.
Sebuah kiriman dibagikan oleh Juventus (@juventus)




