Maruli: Dari Semua Penanganan Bencana, Pasti Ada Tentaranya

kompas.com
1 hari lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyatakan bahwa prajuritnya selalu ada di setiap penanganan pemulihan bencana alam.

Hal itu disampaikan Maruli saat menjawab apakah TNI Angkatan Darat siap jika dilibatkan dalam Satuan Tugas (Satgas) Kuala, unit khusus dalam upaya mengatasi pendangkalan sungai dan muara di wilayah terdampak banjir Sumatera.

“Kalau kami sih, dari semua proyek yang (penanganan) bencana alam, itu pasti ada tentaranya,” ujar Maruli di Satangair Pusbekangad, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (6/1/2026).

Baca juga: Penjelasan KSAD soal Biaya Sumur Bor di Sumatera Tembus Rp 150 Juta

Keterlibatan TNI Angkatan Darat meliputi pembangunan hunian sementara (huntara), pembangunan jembatan, serta pembersihan sekolah, pasar, dan jalan, yang dipenuhi lumpur.

“Semua ada tentara Angkatan Darat,” tegas dia.

var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=banjir aceh, bencana alam, KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, TNI AD, bajir sumatera, Satgas Kuala, Pemulihan Sungai&post-url=aHR0cHM6Ly9uYXNpb25hbC5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8wNy8wOTI3NDc5MS9tYXJ1bGktZGFyaS1zZW11YS1wZW5hbmdhbmFuLWJlbmNhbmEtcGFzdGktYWRhLXRlbnRhcmFueWE=&q=Maruli: Dari Semua Penanganan Bencana, Pasti Ada Tentaranya§ion=Nasional' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `
${response.judul}
Artikel Kompas.id
`; document.querySelector('.kompasidRec').innerHTML = htmlString; } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } }); xhr.open("GET", endpoint); xhr.send();

Terlepas dari itu, Maruli tidak mengetahui banyak soal Satgas Kuala ini.

Maruli hanya mengetahui proses pembentukan Satgas Kuala berdasarkan usulan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin kepada Presiden Prabowo Subianto saat rapat terbatas (ratas) di Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (1/1/2026).

“Jadi memang itu saya tidak terlalu mengerti persis juga, tapi yang jelas itu sudah ada pendangkalan di muara yang akan diperdalam sehingga bisa jalur perahu,” jelas dia.

Baca juga: Penjelasan BNPB hingga KSAD soal Biaya Bor Sumur di Lokasi Bencana Sumatera Rp 150 Juta

Satgas Kuala dipimpin Wakil Panglima TNI

Diberitakan sebelumnya, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita ditunjuk sebagai Komandan Satuan Tugas (Satgas) Kuala, unit khusus dalam upaya pendangkalan sungai dan muara di wilayah terdampak akibat bencana Sumatera.

“Satgas Kuala melibatkan sekitar 200 personel, dipimpin oleh Wakil Panglima TNI sebagai Komandan Satgas,” kata Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Senin (5/1/2026).

Baca juga: Ada 2 Gugus Tugas dalam Satgas Kuala, Ini Tahapan Kerjanya

Rapat tersebut menetapkan pembagian tugas Satgas Kuala ke dalam dua gugus tugas utama, yakni Gugus Tugas Pendalaman Kuala Tamiang dan Gugus Tugas Normalisasi Kuala.

Dengan kesepakatan tersebut, pergeseran kapal dan peralatan akan dilaksanakan secara bertahap hingga minggu kedua Januari 2026, dengan muara Sungai Tamiang sebagai titik kumpul utama.

Selanjutnya, awal pelaksanaan tugas Satgas Kuala direncanakan dimulai awal Februari 2026, seiring dengan program rehabilitasi dan rekonstruksi yang tengah berjalan.

“Dukungan logistik disiapkan oleh Kementerian Pertahanan, termasuk pemanfaatan fasilitas pendukung yang diperlukan seperti speed boat dan hovercraft,” kata Sjafrie.

“Gugus Tugas Normalisasi juga akan dilengkapi dengan peralatan penjernih air, guna membantu penyediaan air bersih bagi masyarakat di sepanjang bantaran sungai dan kawasan muara,” imbuh dia.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-for-outstream'); });
.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }
LazyLoadSlot("div-gpt-ad-Zone_OSM", "/31800665/KOMPAS.COM/news", [[300,250], [1,1], [384, 100]], "zone_osm", "zone_osm"); /** Init div-gpt-ad-Zone_OSM **/ function LazyLoadSlot(divGptSlot, adUnitName, sizeSlot, posName, posName_kg){ var observerAds = new IntersectionObserver(function(entires){ entires.forEach(function(entry) { if(entry.intersectionRatio > 0){ showAds(entry.target) } }); }, { threshold: 0 }); observerAds.observe(document.getElementById('wrap_lazy_'+divGptSlot)); function showAds(element){ console.log('show_ads lazy : '+divGptSlot); observerAds.unobserve(element); observerAds.disconnect(); googletag.cmd.push(function() { var slotOsm = googletag.defineSlot(adUnitName, sizeSlot, divGptSlot) .setTargeting('Pos',[posName]) .setTargeting('kg_pos',[posName_kg]) .addService(googletag.pubads()); googletag.display(divGptSlot); googletag.pubads().refresh([slotOsm]); }); } }

Aspek pendukung lainnya berupa pengurusan administrasi lingkungan yang dikoordinasikan Mabes TNI serta penyelenggaraan layanan kesehatan mandiri bagi personel Satgas Kuala selama bertugas di lapangan.

“Kendali operasi Satgas Kuala akan dilaksanakan dari Kapal Markas Kementerian Pertahanan yang dikawal oleh KRI, dengan koordinasi erat bersama pemerintah daerah kabupaten serta instansi terkait lainnya,” kata Sjafrie.

Ulurkan tanganmu membantu korban banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Di situasi seperti ini, sekecil apa pun bentuk dukungan dapat menjadi harapan baru bagi para korban. Salurkan donasi kamu sekarang dengan klik di sini


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Jelang Lawan Persija Jakarta, Persib Bandung Punya Rekor Apik
• 10 jam lalugenpi.co
thumb
Satgas PKH Sebut 12 Perusahaan Diduga Jadi Penyebab Bencana Sumatera
• 8 jam laluokezone.com
thumb
Kemendagri: Pembersihan kantor pemerintahan Aceh Tamiang 30 persen
• 1 jam laluantaranews.com
thumb
Buruh Kembali Demo Tolak UMP 2026, Seribuan Aparat Gabungan Siaga di Kawasan Monas
• 15 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Jaket Presiden Venezuela Nicolas Maduro Saat Ditangkap Diburu Warganet
• 7 jam laluinsertlive.com
Berhasil disimpan.