Bisnis.com, JAKARTA — Harga rata-rata aneka beras, daging ayam ras turun di tingkat konsumen. Di sisi lain, harga minyak goreng rakyat Minyakita masih melampaui harga eceran tertinggi (HET).
Berdasarkan panel harga pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) pukul 08.54 WIB pada Rabu (7/1/2026), harga rata-rata beras premium di tingkat konsumen dibanderol Rp15.350 per kilogram, atau berada di rentang HET nasional Rp14.900–Rp15.800 per kilogram.
Harga beras medium mencapai Rp13.307 per kilogram di tingkat konsumen, atau turun 14,15% dari HET nasional yang ditetapkan sebesar Rp13.500–Rp15.500 per kilogram.
Kemudian, harga rata-rata beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) Bulog juga terpantau turun 8,39% menjadi Rp12.367 per kilogram di tingkat konsumen. HET nasional beras SPHP ditetapkan sebesar Rp12.500–Rp13.500 per kilogram.
Jika menengok harga pangan yang bersumber dari protein hewani, seperti daging ayam ras dibanderol Rp38.542 per kilogram atau turun 3,65% dari HAP nasional Rp40.000 per kilogram. Sedangkan harga rata-rata telur ayam ras di tingkat konsumen masih merangkak 3,05% dari HAP nasional Rp30.000 per kilogram menjadi Rp30.914 per kilogram.
Untuk harga rata-rata ikan kembung Rp43.927 per kilogram, ikan tongkol Rp35.789 per kilogram, dan ikan bandeng adalah Rp36.247 per kilogram di tingkat konsumen.
Baca Juga
- Bulog Atur Ketersediaan Minyakita di Seluruh RI Mulai Januari 2026
- Mendag Pastikan Minyakita Banjiri Papua Cs Jelang Tahun Baru 2026
- Mentan Ancam Cabut Izin 2 Produsen Minyakita Gegara Langgar HET
Selanjutnya, harga rata-rata daging sapi murni turun 4,13% dari HAP nasional Rp140.000 per kilogram menjadi Rp134.213 per kilogram. Lalu, harga rata-rata daging kerbau segar lokal dan daging kerbau beku impor masing-masing dibanderol Rp136.071 per kilogram dan Rp106.125 per kilogram.
Untuk aneka cabai, harga rata-rata cabai rawit merah di tingkat konsumen berada di rentang harga acuan penjualan (HAP) nasional Rp40.000–Rp57.000 per kilogram, atau dibanderil Rp54.169 per kilogram.
Harga rata-rata cabai merah keriting Rp39.809 per kilogram atau berada di rentang HAP nasional Rp37.000–Rp55.000 per kilogram, dan cabai merah besar dibanderol Rp35.228 per kilogram di tingkat konsumen.
Panel Harga juga menunjukkan, harga rata-rata bawang merah di tingkat konsumen mencapai Rp42.158 per kilogram atau naik tipis 1,59% dari HAP nasional Rp36.500–Rp41.500 per kilogram. Untuk rata-rata bawang putih bonggol dibanderol Rp37.398 per kilogram, atau turun 6,51% dari HAP nasional Rp38.000–Rp40.000 per kilogram.
Di sisi lain, harga rata-rata jagung pakan peternak dipatok Rp6.823 per kilogram atau naik 17,64% dari HAP nasional Rp5.800 per kilogram. Sedangkan harga kedelai biji kering impor turun 9,98% dari HAP nasional Rp12.000 per kilogram menjadi Rp10.803 per kilogram secara nasional.
Lebih lanjut, harga rata-rata minyak goreng kemasan dan minyak goreng curah masing-masing Rp20.623 per liter dan Rp17.303 per liter di tingkat konsumen. Serta, harga rata-rata nasional Minyakita dibanderol Rp17.312 per liter atau naik dari HET Rp15.700 per liter.
Harga rata-rata gula konsumsi dan garam konsumsi masing-masing adalah Rp17.911 per kilogram dan Rp11.235 per kilogram. Serta, rata-rata tepung terigu kemasan dan tepung terigu curah masing-masing Rp12.426 per kilogram dan Rp9.418 per kilogram.

