Penjualan bisnis tersebut dilakukan melalui penandatanganan Perjanjian Pengalihan Bisnis atau Business Transfer Agreement (BTA).
IDXChannel - Unilever Indonesia (UNVR) mengumumkan kesepakatan untuk mendivestasikan bisnis teh dengan merek Sariwangi kepada perusahaan Fast Moving Consumer Goods lokal PT Savoria Kreasi Rasa.
Penjualan bisnis tersebut dilakukan melalui penandatanganan Perjanjian Pengalihan Bisnis atau Business Transfer Agreement (BTA). Adapun nilai transaksi yang disepakati sebesar Rp1,5 triliun.
Corporate Secretary Unilever Indonesia, Padwestiana Kristanti, mengatakan perseroan telah menandatangani BTA pada 6 Januari 2026 dengan pihak pembeli yang tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Perseroan, yaitu PT Savoria Kreasi Rasa.
"Penyelesaian transaksi direncanakan akan dilakukan pada 2 Maret 2026 atau pada tanggal lain sebagaimana disepakati secara tertulis oleh perseroan dan pembeli (Penyelesaian)," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (7/1/2026).
Padwestiana mengatakan transaksi ini tidak memberikan dampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, maupun kelangsungan usaha perseroan.
Penjualan bisnis teh tersebut justru akan memungkinkan perseroan untuk merealisasikan nilai investasinya dalam bisnis teh di Indonesia dan mengembalikan nilai tersebut kepada para pemegang sahamnya dalam jangka pendek, serta berfokus pada bisnis inti perseroan yang tersisa guna meningkatkan nilai bagi para pemegang saham dalam jangka panjang.
Senada, Presiden Direktur Unilever Indonesia mengatakan transaksi ini akan memperkuat posisi bisnis Sariwangi untuk fase pertumbuhan berikutnya.
"Langkah ini sekaligus mempertajam fokus Unilever Indonesia pada segmen utama yang memiliki potensi pertumbuhan lebih tinggi dan menegaskan komitmen kami untuk menciptakan nilai berkelanjutan bagi para pemegang saham," kata dia.
Unilever Indonesia mengakuisisi Sariwangi pada 1989, sehingga dikenal sebagai pelopor teh celup di Indonesia.
(NIA DEVIYANA)




