JAKARTA, DISWAY.ID -- Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berharap PT Bank Jakarta bisa segera melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui penawaran umum perdana saham (IPO) pada tahun 2027.
Menurut Pramono, langkah ini penting untuk mendorong transformasi dan meningkatkan profesionalisme Bank Jakarta.
Ia mengungkapkan, pemerintah provinsi tengah berkoordinasi dengan Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mempercepat proses IPO.
BACA JUGA:Cek Jadwal Layanan SIM Keliling di Jakarta Hari Ini 7 Januari 2026, Yuk Buruan Datang!
BACA JUGA:Sempat Mangkrak 5 Tahun, Pasar Kombongan di Kemayoran Rampung Direvitalisasi
“Bank Jakarta sedang mempersiapkan diri agar bisa segera IPO. Dengan pengawasan publik, saya yakin Bank Jakarta akan semakin baik,” kata Pramono dalam keterangannya, Rabu, 7 Januari 2026.
Adapun sekarang ini Bank Jakarta sepenuhnya dimiliki oleh Pemerintah DKI Jakarta.
Sebagai Gubernur DKI, Pramono menaruh harapan agar Bank Jakarta ini dikelola secara profesional, memberikan keuntungan sebesar-besarnya bagi siapapun yang memanfaatkan.
Menurut Pramono, pencatatan saham Bank Jakarta di BEI tidak hanya akan meningkatkan kepercayaan publik, tetapi juga mendorong profesionalisme perusahaan.
Selain itu, ia menekankan pentingnya Bank Jakarta untuk memberikan kemudahan akses layanan bagi warga Jakarta.
BACA JUGA:Pramono Janji Bongkar Tiang Monorel Mangkrak Tanpa Tutup Jalan
BACA JUGA:Terungkap! Niat Merampok Jadi Motif Pembunuhan Anak Politisi PKS
Menanggapi hal itu, Direktur Utama Bank Jakarta, Agus Haryoto Widodo, menyatakan bahwa pihaknya masih fokus pada perbaikan fundamental perusahaan.
Agus juga menambahkan, Bank Jakarta telah menunjuk sejumlah konsultan untuk membantu persiapan IPO.
"Jadi fundamental sekarang sudah kita perbaiki, fundamentalnya Bank Jakarta. Kita juga sudah proses penunjukan konsultan-konsultan untuk persiapan ke IPO itu," ungkap Agus.
- 1
- 2
- »




