Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengaku tidak memiliki gelar akademik profesor, tetapi bisa melihat mana yang benar dan tidak benar. Hal ini disampaikan Prabowo dalam Panen Raya, Pengumuman Swasembada Pangan, di Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1).
"Saya memang bukan orang pintar, saya tidak punya gelar profesor. Tapi saya bisa melihat yang benar dan yang tidak benar," kata Prabowo.
Advertisement
"Saya bisa melihat yang masuk akal, yang tidak masuk akal. Saya bisa merasakan keadilan dan tidak adanya keadilan," sambungnya.
Dia menyebut, salah satu yang berjalan tidak benar adalah impor pangan. Menurutnya, Indonesia sebagai negara yang kaya semestinya bisa melakukan swasembada pangan.
"Tetapi kita tergantung bangsa lain untuk pangan kita. Kita impor, impor, impor pangan. Tidak masuk di hati saya, tidak masuk di akal saya," tambahnya.



