JAKARTA, DISWAY.ID-- Maling sepeda motor di kawasan Kota Bambu Selatan, Jakarta Barat, berhasil melarikan diri usai melepaskan tembakan ke permukiman warga.
Kapolsek Palmerah, Kompol Gomos Simamora, menjelaskan bahwa kasus itu sedang ditangani oleh pihaknya dan dibantu oleh tim resmob Polda serta Polres Jakarta Barat.
BACA JUGA:Pasang Thermal Scanner, Kemenkes Perketat Penumpang dari Luar Negeri Cegah Sebaran Super Flu
BACA JUGA:Mengejutkan! Marc Marquez Mengaku Bakal Pensiun Dini dari MotoGP, Jika Punya Anak Bakal Larang Jadi Pembalap
"Masih didalami dulu, pelakunya kan kabur bawa motor korban, tapi motornya pelaku ketinggalan," ujarnya saat ditemui di lokasi kejadian, Rabu, 7 Januari 2026.
Ia mengemukakan, pelaku curanmor itu berjumlah dua orang. Satu orang menunggu di depan rumah korban dengan sepeda motor dan satunya lagi yang mengeksekusi kendaraan korban.
"Pelakunya 2, bawa motor, abis itu ambil motor orang, setelah itu ketahuan, kejar kejaran, terus apalah mengeluarkan senpi, menembak lah kan," tuturnya.
"Motornya korban dibawa kabur, motornya pelaku ditinggal, karena baku tarik-tarikan informasi yang kami dapatkan itu," sambungnya.
BACA JUGA:SAH! Atalia Praratya dan Ridwan Kamil Resmi Bercerai, Lisa Mariana Bilang Begini
BACA JUGA:Niat Menolong, Pedagang Beras Tertembak saat Gagalkan Aksi Curanmor Bersenpi di Kota Bambu Selatan Jakbar
Ketika terjadi aksi tarik-tarikan antara korban dan pelaku, warga pun berusaha membantu menggagalkan aksi pencurian tersebut.
Namun nahas, seorang pedagang beras yang ikut membantu warga terkena tembakan pelaku.
"Nah pada saat ada yg bantu warga ketembak kakinya sama senjatanya itu, seperti itu, tapi masih didalami dulu itu ya bang ya, tim lagi di lapangan," ungkapnya.
Gomos menuturkan, pedagang beras yang terkena tembakan dilaporkan selamat. Sementara sedang dalam perawatan di rumah sakit terdekat.
"Selamat, cuma luka tembak aja, satu, lututnya luka. Dibawa ke RS Pelni, Petamburan," tukasnya.
Rumah Warga Terkena Peluru Tembakan
Maling motor di Kota Bambu Selatan, Jakarta Barat, diduga menggunakan senjata api untuk melancarkan aksinya. Rumah warga pun ikut terkena peluru tembakan.
BACA JUGA:PDIP Gelar Rakernas 2026, Isu Pilkada Lewat DPRD Berpotensi Jadi Agenda Panas
BACA JUGA:Fitroh Sebut Perbedaan Pendapat di KPK Lumrah, Termasuk Soal Kasus Kuota Haji 2024
Warga yang rumahnya terkena peluru, Irwansyah, mengatakan bahwa peristiwa mengerikan itu terjadi sekira pukul 08.00 WIB.
Berdasarkan pengamatan reporter Disway.id di lokasi, rumah yang garasinya berwarna cokelat-putih itu terkena tembakan peluru.
Terlihat jelas satu lubang bekas peluru pada panel dinding berwarna cokelat bermotif kayu, tepat di antara rangka besi atau pagar berwarna putih.
Di bagian atas dinding, terpasang garis polisi berwarna kuning, menandakan lokasi tersebut telah diamankan sebagai tempat kejadian perkara (TKP).
BACA JUGA:Hyundai Luncurkan New Creta Alpha, Lebih Gagah, Lebih Mewah, Harga Rp 450 Jutaan
BACA JUGA:Bea Cukai Bongkar 160 Juta Batang Rokok Ilegal di Pekanbaru, Nilai Rp 300 Miliar Tanpa Tersangka
Garis polisi tampak terikat pada rangka pagar dan menjuntai ke bawah. Sementara di sisi atas kiri gerbang, terdapat pula lubang bekas peluru.
Lubang peluru terlihat menembus dinding, dengan pinggiran yang pecah dan mengelupas, seperti dampak proyektil berkecepatan tinggi.
Tidak terlihat api atau asap, namun kerusakan fisik pada dinding menjadi bukti kuat adanya insiden penembakan di lokasi tersebut.
Total ada dua lubang bekas tembakan di rumah Irwan. Polisi pun masih terlihat di TKP untuk mencari bukti lain dan mencari keterangan saksi.
Irwansyah bilang, pelaku pencurian motor berjumlah dua orang. Pelaku disebut berhasil membawa kabur sepeda motor milik korban hanya dalam waktu sekitar lima menit.
BACA JUGA:Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak di Rasuna Said Telan Anggaran Rp100 Miliar
BACA JUGA:Dishub DKI: Uji Coba Satu Arah di Jalan Salemba Tengah Berdasarkan Permintaan Warga
"Berhasil ngambil motornya dalam waktu lima menit," kata Irwan di lokasi, Rabu, 7 Januari 2026.
Korban pencurian diketahui bernama Haji Olis, yang rumahnya berada tepat di belakang rumah Irwansyah.
Saat warga mencoba membantu dan membuka pagar rumah korban, pelaku justru melepaskan tembakan.
"Tembakannya dari arah depan kiri rumah. Ada empat kali suara tembakan," tuturnya.
Menurut Irwansyah, salah satu peluru bahkan menembus pagar rumahnya dan hampir melintas diatas kepalanya.
Dia mengaku saat itu berada di lokasi dan mendengar suara letusan senjata api secara jelas.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus pencurian disertai kekerasan tersebut.





