JAKARTA, KOMPAS.TV - Camat Grogol Petamburan, Raditian Ramajaya mengungkapkan kondisi rumah di Jalan Jelambar III, Grogol Petamburan (Gropet), Jakarta Barat (Jakbar) yang menjadi lokasi terjadinya ledakan yang diduga akibat kebocoran tabung gas pada Rabu (7/1/2026) pagi.
Dia mengatakan kondisi rumah korban rusak parah serta bangunan di sekitarnya juga terdampak.
"Ledakannya cukup parah, satu rumah kondisi depannya lumayan hancur, dan rumah di sekitarnya juga terkena dampak," kata Raditian di Jakarta, Rabu, via Antara.
Ia mengungkapkan pembersihan puing-puing dilakukan usai terjadinya ledakan.
"Sekitar 30 personel PPSU (Penanganan Prasarana dan Sarana Umum) gabungan kita terjunkan untuk membersihkan puing-puing bangunan," ungkap Raditian.
Baca Juga: Ledakan Gas di Jakbar, Korban Terpelanting ke Luar Rumah
Namun, kata dia, proses pembersihan masih bersifat sterilisasi area. Ia menyebut pembersihan belum bisa optimal karena menunggu kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
"Kita masih menunggu informasi dari kepolisian terkait hasil pemeriksaan, sehingga puing-puing belum bisa kita bersihkan secara optimal, baru kita sterilkan dari jalanan," ujarnya.
Diberitakan Kompas.tv sebelumnya, Ketua RT RT 14 RW 07, Wenny Trisuarni mengungkapkan dirinya awalnya mengira bunyi yang muncul ketika terjadi ledakan pada Rabu pagi itu adalah suara petir karena sedang hujan.
"Karena kebetulan di jam 5.00 itu kan hujan kan tadi kan. Kita kira itu suara geluduk (petir), ternyata itu suara ledakan," ujarnya di Jakbar, Rabu, dikutip dari video YouTube KompasTV.
Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV, Antara
- ledakan di jakbar
- camat grogol petamburan
- ledakan gas
- kebocoran gas
- tabung gas meledak
- gas meledak

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5348129/original/034457200_1757768953-Johnny_Jansen_2.jpeg)



