Presiden Prabowo Subianto mengingatkan seluruh anggota Kabinet Merah Putih tentang pentingnya menjaga tanggung jawab terhadap rakyat. Prabowo menekankan bahwa para pejabat pemerintah harus selalu berpihak pada kepentingan masyarakat.
Prabowo menegaskan pentingnya pemahaman terhadap Pasal 33 Ayat 3 UUD 1945. Menurutnya, jika ada pejabat yang tidak memahami esensi dari Pasal 33, mereka harus segera mengundurkan diri.
"UUD 45 Pasal 33 jelas, tak perlu ada penerjemah. Apa yang tidak jelas? Yang tidak paham, keluar saja dari jabatan. Segera mengundurkan diri. Banyak yang bisa menggantikan saudara-saudara. Anak-anak muda yang baik-baik itu mau berjuang untuk kebaikan," kata Prabowo di acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan di Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1), dilansir Badan Komunikasi Pemerintah.
Pada kesempatan itu, Prabowo juga menyampaikan apresiasinya kepada anggota kabinet yang telah bekerja keras untuk rakyat. Ia yakin perjuangan tersebut akan membawa Indonesia ke arah yang lebih baik.
“Terima kasih pengabdianmu. Membuat kita tambah percaya, dari hasil menuju hasil, dari kemenangan menuju kemenangan, kepercayaan diri. Indonesia mampu. Indonesia semangat. Makmur dan kemakmuran harus sungguh-sungguh di tangan rakyat Indonesia,” ujar Prabowo.
Salah satu pencapaian yang disorot dalam pidatonya adalah keberhasilan Indonesia dalam mencapai swasembada beras dalam waktu satu tahun, meskipun sebelumnya Prabowo menargetkan pencapaian tersebut dalam waktu empat tahun.
Prabowo memberikan penghormatan kepada seluruh jajarannya atas pencapaian tersebut, sebuah kebiasaan yang telah ia lakukan sejak masa dinas militernya. Sebagai pemimpin pasukan, Prabowo mengatakan bahwa ia biasa memberikan penghormatan kepada anak buahnya saat terkesan dengan hasil kerja mereka.
“Saudara-saudara izinkanlah saya mengikuti naluri saya. Mengikuti kebiasaan saya sejak muda. Izinkan saya hormat kepada seluruh dari kalian yang telah berjuang mengabdi sehingga kita (bisa mencapai) swasembada pangan,” ungkap Prabowo, kemudian meninggalkan podium dan memberi gestur hormat di depan panggung.
Prabowo secara resmi mengumumkan bahwa Indonesia telah berhasil mencapai Swasembada Pangan pada akhir 2025, yang diumumkan bersamaan dengan acara Panen Raya di Karawang, Jawa Barat, pada Rabu (7/1).
Prabowo juga menegaskan bahwa pencapaian swasembada pangan ini merupakan langkah penting dalam menjaga kedaulatan bangsa. Menurutnya, tidak ada negara yang benar-benar merdeka jika masih bergantung pada negara lain untuk memenuhi kebutuhan pangannya.



