Danantara Alihkan Saham Seri B Emiten BUMN ke BP BUMN, Ada Apa?

katadata.co.id
1 hari lalu
Cover Berita

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) mengalihkan kepemilikan sebagian saham seri B pada seluruh emiten badan usaha milik negara (BUMN) kepada Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN). 

Danantara memiliki saham di emiten BUMN melalui PT Danantara Asset Management (DAM). Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), sejumlah emiten BUMN telah melaporkan pengalihan saham Seri B yang selanjutnya diklasifikasikan menjadi saham Seri A Dwiwarna. 

Emiten yang telah menyampaikan laporan tersebut antara lain PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Krakatau Steel Tbk (KRAS), PT PP Tbk (PTPP), dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM).

Selain itu, pengalihan saham juga dilakukan pada PT Adhi Karya Tbk (ADHI), PT Waskita Karya Tbk (WSKT), PT Jasa Marga Tbk (JSMR), serta PT Wijaya Karya Tbk (WIKA).

Dalam keterbukaan yang dirilis emiten-emiten tersebut, manajemen menyampaikan bahwa perseroan telah menerima surat dari Danantara melalui DAM, serta surat dari Kepala BP BUMN Dony Oskaria terkait pemberitahuan penandatanganan perjanjian pengalihan saham. Langkah ini merupakan amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025.

Merujuk Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang BUMN, Pasal 2 ayat (3) berbunyi Negara Republik Indonesia memiliki saham 1% (satu persen) pada BUMN yang merupakan saham seri A Dwiwarna melalui kepala BP BUMN dan 99% (sembilan puluh sembilan persen) pada BUMN yang merupakan saham seri B melalui badan.

Sekretaris Perusahaan BRI dalam keterbukaan informasi menjelaskan, telah dilakukan pengalihan kepemilikan sebanyak  806.109.768 saham Seri B atau setara 0,53% dari DAM ke BP BUMN. Saham Seri B yang dialihkan ini akan diklasifikasikan menjadi saham seri A Dwiwarna.

BMRI juga melaporkan pengalihan kepemilikan sebanyak 485.333.332 saham Seri B atau setara 0,52% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh. Setelah pengalihan tersebut, Negara Republik Indonesia tetap menjadi pemegang saham pengendali (ultimate beneficial owner) BMRI dengan kepemilikan satu saham Seri A Dwiwarna yang memiliki hak istimewa.

Sebelum transaksi tersebut, terdapat 1 lembar saham seri A Dwiwarna milik BP BUMN di BMRI dan 48.533.333.333 lembar saham seri B milik DAM. Kemudian setelah transaksi, jumlah saham menjadi 1 lembar saham Seri A Dwiwarna milik BP BUMN, 485.333.332 lembar saham seri B milik BP BUM serta 48.048.000.001 lembar saham seri B milik DAM.

“Pelaksanaan saham milik DAM kepada BP BUMN dalam rangka pelaksanaan UU BUMN,” demikian penjelasan manajemen BMRI dalam keterbukaan informasi BEI, Rabu (7/1).

Lima Hak Istimewa Saham Seri A Dwiwarna

Berdasarkan UU No. 16 tahun 2025 Pasal 4C menyebutkan lima hak istimewa dari saham seri A dwiwarna, antara lain:

  • Hak untuk menyetujui dalam RUPS
  • Hak untuk mengusulkan agenda RUPS
  • Hak untuk meminta dan mengakses data dan dokumen perusahaan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan 
  • Hak untuk mengangkat dan memberhentikan Direksi dan Dewan Komisaris atas persetujuan Presiden
  • Hak lain yang ditetapkan dalam anggaran dasar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pegadaian Championship: PSS Berharap Administrasi 3 Pemain Anyar Bisa Rampung dan Langsung Tampil Kontra PSIS
• 9 jam lalubola.com
thumb
DPR Desak Komdigi Tindak Tegas Grok AI di Platform X karena Bisa Buat Konten Pornografi dari Foto Pribadi
• 11 jam lalupantau.com
thumb
Masih Pegang Girik, ATR/BPN Imbau Masyarakat Tak Perlu Khawatir 
• 17 jam lalueranasional.com
thumb
Ibrahim Rasyid Minta Istri Kerja, Curhatan Salshabilla Adriani Soal Pesan Makanan Viral
• 16 jam laluinsertlive.com
thumb
Media Italia Berbondong-bondong Sindir Jay Idzes usai Sassuolo Dihajar Juventus 0-3: Blunder Fatal
• 14 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.