jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Umum (Waketum) PKB Hanif Dhakiri menyebut pihaknya hanya menangkap sisi guyon ketika Presiden RI Prabowo Subianto bilang akan mengawasi partai yang dipimpin Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.
"Itu humor politik yang sehat, menunjukkan hubungan yang cair, hangat, dan dilandasi rasa saling percaya, bukan ketegangan," kata dia kepada awak media, Rabu (7/1).
BACA JUGA: Pemilih Prabowo Subianto Banyak Tolak Pilkada Melalui DPRD, Lihat Angkanya
Diketahui, Presiden Prabowo menyebut PKB harus diawasi ketika Kepala Negara berpidato dalam kegiatan retret Kabinet Merah Putih di Bogor, Selasa (6/1).
Mulanya, Prabowo menyampaikan taklimat awal tahun dalam kegiatan tersebut. Sebelum memasuki kegiatan dengan pembahasan tertutup.
BACA JUGA: Prabowo Sebut Akan Mengawasi PKB, Cak Imin: Itu Hanya Bercanda
Prabowo kemudian kemudian sempat menyinggung soal koalisi pemerintahan yang saat ini terbilang solid.
Kepala Negara kemudian mencari sosok Cak Imin yang juga hadir dalam retret Kabinet Merah Putih di Bogor dan terlontar candaan harus diawasi.
BACA JUGA: Prabowo Bentuk Satgas Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sumatra-Aceh
Hanif menyebutkan partainya tetap memaknai positif pernyataan Prabowo soal PKB harus diawasi.
"Itu kelakar yang kami maknai secara positif. Dalam demokrasi, saling mengawasi bukan tanda tidak solid, tetapi cara menjaga fokus dan disiplin bersama," ujarnya.
Hanif mengatakan Prabowo hanya berupaya menegaskan status pemerintahan yang kuat dan PKB akan tetap bersama eks Danjen Kopassus itu.
"Mendukung penuh pemerintahan sambil memastikan kebijakan tetap berpihak pada rakyat," katanya.
Hanif melanjutkan bahwa partainya menyambut positif sikap Prabowo yang tetap merangkul PKB meskipun berbeda pilihan saat Pilpres 2024.
"PKB berkomitmen berjalan bersama Presiden Prabowo dalam agenda besar pembangunan nasional," katanya. (ast/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Dengar Aspirasi, Cak Imin Fasilitasi Transmigran Korban Bencana Aceh Pulang ke Jawa
Redaktur : Elfany Kurniawan
Reporter : Aristo Setiawan



