Lalu Lintas Tol Cipali Tembus 1,5 Juta Kendaraan saat Nataru 2026

bisnis.com
1 hari lalu
Cover Berita

Bisnis.com, CIREBON - Arus kendaraan di ruas Tol Cikopo–Palimanan (Cipali), Jawa Barat melonjak signifikan selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Astra Infra mencatat total 1.546.905 kendaraan melintasi ruas tol tersebut sepanjang H–10 hingga H+10 Natal 2025, atau setara lebih dari 1,5 juta kendaraan. Angka ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat di koridor Jawa Barat–Jawa Tengah selama musim liburan akhir tahun.

Head of Corporate Communications Astra Infra, Deddy Pradityo Opficon, mengatakan volume lalu lintas selama Nataru 2026 berada di atas rata-rata harian normal. Kenaikan terjadi merata sejak periode pra-Natal, puncak Natal, hingga arus balik dan akhir libur Tahun Baru.

"Secara akumulatif, lebih dari 1,5 juta kendaraan melintasi Tol Cipali selama periode Nataru. Ini menunjukkan tingginya pergerakan masyarakat untuk keperluan liburan, kunjungan keluarga, dan perjalanan antarwilayah,” ujar Deddy, Rabu (7/1/2026).

googletag.cmd.push(function() { googletag.display("div-gpt-ad-parallax"); });

Berdasarkan data Astra Infra, lonjakan mulai terlihat sejak H–7 atau 18 Desember 2025 dengan 66.138 kendaraan, meningkat sekitar 18% dibandingkan lalu lintas normal. Kenaikan berlanjut hingga H–5 (20 Desember) yang menembus 87.264 kendaraan, atau naik 34% dari kondisi normal. 

Tren ini mengindikasikan pergerakan lebih awal masyarakat untuk menghindari kepadatan di hari puncak.

Baca Juga

  • Lalu Lintas Arus Balik Nataru, Kendaraan Arah Jakarta di Tol Cipali Meningkat 20%
  • Lonjakan Arus Kendaraan di Tol Cipali Tembus 758.827 Saat Natal 2025
  • Libur Natal 2025, Tol Cipali Arah Jawa Terpantau Ramai Lancar

Puncak arus terjadi di sekitar Hari Natal dan beberapa hari setelahnya. Pada 25 Desember 2025 (Hari H), tercatat 109.350 kendaraan melintas. Angka tersebut kembali meningkat pada H+3 (28 Desember) dengan 111.541 kendaraan, menjadi salah satu volume tertinggi selama periode Nataru. 

Pola ini menunjukkan, sebagian masyarakat memperpanjang masa liburan setelah Natal sebelum kembali ke daerah asal.

Memasuki akhir tahun dan awal 2026, volume lalu lintas tetap tinggi. Pada 1 Januari 2026 (H+7), tercatat 78.515 kendaraan, meningkat hampir 40% dibandingkan lalu lintas normal. Lonjakan kembali terlihat pada H+9 dan H+10, masing-masing 94.762 dan 99.645 kendaraan. 

Kondisi ini menandakan arus balik dan pergerakan wisata masih berlangsung hingga hari terakhir libur panjang.

Deddy menjelaskan, tingginya trafik selama Nataru berdampak langsung pada aktivitas ekonomi di sepanjang koridor Tol Cipali, termasuk kawasan Cirebon, Indramayu, Majalengka, hingga Brebes. 

"Pergerakan kendaraan yang tinggi biasanya sejalan dengan meningkatnya aktivitas di rest area, sektor pariwisata, kuliner, serta UMKM di sekitar jalur tol. Ini menjadi indikator bahwa mobilitas dan konsumsi masyarakat masih terjaga,” katanya.

Dari sisi pengelolaan jalan tol, Astra Infra memastikan operasional berjalan normal selama periode padat tersebut. Pengaturan lalu lintas, kesiapan layanan transaksi, serta fasilitas pendukung di rest area dioptimalkan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan. Meski terjadi kepadatan di beberapa waktu puncak, secara umum arus lalu lintas dapat terkelola.

Secara ekonomi, tingginya volume kendaraan di Tol Cipali selama Nataru 2026 mencerminkan kuatnya pergerakan kelas menengah dan aktivitas perjalanan domestik. Koridor Cipali tetap menjadi tulang punggung konektivitas Jawa Barat–Jawa Tengah, baik untuk keperluan mudik, liburan, maupun distribusi barang. 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Ingatkan Warga Tak Salahgunakan Gelondongan Kayu Banjir Sumatera
• 16 jam laludetik.com
thumb
SIM Keliling di Jakarta 9 Januari, di Mana dan Jam Berapa?
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Xi Jinping Pamer Kekuatan Teknologi China, dari AI hingga Antariksa
• 18 jam lalugenpi.co
thumb
Sidang Nadiem Makarim Berlanjut, Jaksa Tolak Nota Perlawanan
• 18 jam laludetik.com
thumb
Soal Protes Hakim "Ad Hoc", MA: Sampaikan Aspirasi Tanpa Ganggu Pelayanan Publik
• 15 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.